PSMS Medan
MIMPI PSMS Medan Ke Liga 1 Buyar, Ditambah Kena Gol Kontroversial, Bola Sudah Ditangkap Kiper
Martapura Dewa United menciptakan satu gol ke gawang PSMS Medan pada laga pamungkas perempat final Liga 2.
Apalagi PSMS dituntut harus menang untuk bisa lolos ke babak semifinal Liga 2.
Namun yang terjadi selanjutnya adalah emosi para pemain yang memuncak.
Keputusan kontroversial itu membuat para pemain PSMS sebagian besar tak lagi konsentrasi jalani sisa laga yang cuma tinggal hitungan menit.
Kapten PSMS Syaiful Ramadhan tidak mampu meredam emosi di dalam dirinya.
Hingga akhirnya dia melakukan pelanggaran yang sangat keras di masa injury time, membuat satu pemain Dewa United terkapar.
Syaiful sadar risiko yang dihadapi, yakni mendapatkan kartu merah.
Dia sudah melepaskan ban kapten sebelum wasit mengeluarkan kartu merah untuknya.
Syaiful berjalan meninggalkan lapangan. Tidak lama kemudian wasit meniup peluit panjang. Pertandingan berakhir.
Walau sudah berakhir, terlihat sejumlah pemain PSMS emosinya masih belum stabil.
Bahkan Agung Supriyanto masih melakukan terikan keras ke arah seorang pemain Dewa United.
Dia ditarik official PSMS agar emosinya tidak terus memuncak.
Sebelum gol itu tercipta yang menyulut emosi para pemain, laga ini berjalan dengan sangat menarik.'
PSMS terlihat tampil sangat ngotot, berusaha keras untuk bisa mengalahkan Dewa United.
Pada menit ke-62, Ilham Fathoni menyundul bola yang dikirim Anis Nabar.
Bola tidak mampu dijangkau kiper Dewa, tapi sayangnya masih membentur tiang gawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Rohim-kontroversial.jpg)