Pernikahannya Ditentang, Wanita Ini Tewas Dipenggal Ibu dan Saudaranya, 2 Pelaku Malah Selfie
Pasca kematiannya, ibu dan adik laki-lakinya menyerahkan diri ke pihak kepolisian setempat.
TRIBUN-MEDAN.com - Seorang wanita hamil (19) ditemukan tewas, dengan kondisi mengenaskan.
Pihak kepolisian bagian Maharashtra, India Barat segera melacak pelaku pembunuhan yang menewaskan seorang remaja wanita tersebut.
Dari hasil penyelidikan, tersangka pembunuhan yang memenggal kepala korban adalah Ibu dan adik kandungnya.
Baca juga: BERITA TIMNAS Jelang Lawan Malaysia di Piala AFF, Elkan Baggott Pasti Bermain, Kondisi Egy Maulana
Saat kejadian, diketahui bahwa wanita berusia 19 tahun tersebut sedang membuatkan teh untuk ibu dan adik kandungnya yang datang berkunjung ke rumahnya.
Beberapa saat kemudian, ibu dan adik laki-lakinya mengarahkan sabit ke arah wanita tersebut.
Pasca kematiannya, ibu dan adik laki-lakinya menyerahkan diri ke pihak kepolisian setempat.
Pihak kepolisian mencurigai adanya tindakan lain yang dilakukan ibu dan anak tersebut, pasca melakukan pembunuhan.
Pihak kepolisian menduga, jika keduanya sempat berfoto selfie pasca melakukan pembunuhan.
Diketahui bahwa modus pembunuhan dilatarbelakangi karena adanya pernikahan tanpa persetujuan yang dilakukan oleh korban terhadap seorang pria, hal ini diungkapkan oleh pihak berwenang setempat.
Pada bulan Juni 2020 korban dengan sengaja melakukan kawin lari dengan kekasihnya, setelah mengetahui jika keluarga korban merasa keberatan dengan keputusan tersebut.
Meskipun berasal dari kasta yang sama, pihak lelaki dianggap tidak memiliki kekayaan yang setara dengan pihak wanita.
Setelah melakukan kawin lari, korban tak banyak berkomunikasi dengan pihak keluarganya.
Diketahui bahwa ibu dan adik laki-laki korban mengetahui bahwa korban sedang hamil.
Saat ini ibu korban yang merupakan tersangka pembunuhan, ditahan oleh pihak Kepolisian.
Sedangkan adik laki-lakinya meskipun berusia kurang dari 18 tahun akan tetap dijatuhi hukuman setalah menggugat klaim yang menunjukkan ke pihak pengadilan bahwa ia telah dewasa berdasarkan sertifikat.
Para aktivis mengungkapkan jika terdapat ratusan bahkan lebih, orang terbunuh setiap tahun di India karena jatuh cinta maupun karena pernikahan yang tidak mendapatkan restu dari pihak keluarga.
Pembunuhan yang dilakukan di India seringkali disebut dengan “pembunuhan demi kehormatan”.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-penemuan-mayat-meninggal.jpg)