Kripto
Badan Intelijen CIA Kirim Anggota untuk Pelajari Investasi Kripto dan Bangun Proyek Baru
Kepopuleran kripto telah mengambil perhatian Badan Pusat Intelijen Amerika Serikat (AS) atau CIA. Mereka mengaku memiliki sejumlah proyek.
Buns menambahkan bahwa membangun pengetahuan soal kripto adalah "prioritas penting" untuk CIA ke depan.
Burns sendiri tidak menyebutkan secara spesifik tentang arah kebijakan yang direncanakan CIA untuk memerangi serangan siber.
Namun, ia mengisyaratkan ke depannya hal itu akan bertujuan untuk "mendapatkan jaringan keuangan" kelompok kriminal yang menggunakan mata uang digital sebagai tebusan.
Pernyataan Burns soal proyek CIA mengenai aset kripto di atas, tampaknya masih belum menjawab tuntas pertanyaan para penggemar kripto mengenai teori konspirasi lama--yang juga mungkin sekadar lelucon belaka--soal siapa pencipta bitcoin.
Dalam sebuah teori konspirasi yang sudah lama berkembang disebutkan bahwa penemu anonim Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sebenarnya adalah CIA atau agen intelijen sejenis.
Hingga saat ini, Satoshi masih tetap menjadi sosok misterius di dunia kripto, kendati sudah banyak orang atau institusi yang mengaku atau dikaitkan dengan nama tersebut.
• Mengenal Non Fungible Token (NFT) dalam Investasi Pasar Kripto
• Pemain Kripto di Indonesia Melonjak, Diprediksi Bisa Mencapai 50 Juta Orang, Timbulkan Kekhawatiran
(*/tribun-medan.com)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Sumber: CNBC
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ethereum.jpg)