News Video

Hadapi Natal dan Tahun Baru, POLDA SUMUT Segera Gelar Operasi Lilin Toba di SUMUT

Polda Sumut baru saja menggelar rapat koordinasi antar lintas dengan Forkopimda menjelang Natal dan tahun baru di Polda Sumut.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepolisian Daerah Sumatera Utara baru saja menggelar rapat koordinasi antar lintas dengan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menjelang Natal dan tahun baru di Polda Sumut, Selasa (30/11/2021).

Adapun rapat yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah dan Pangdam I Bukit Barisan Mayjend TNI Hassanudin serta beberapa instansi lainnya sepakat untuk memberlakukan penyekatan di pintu masuk kabupaten kota yang ada di Sumut, termasuk di Medan.

Penyekatan kali ini bukan seperti yang kemarin untuk memutarbalikkan kendaraan, namun lebih ke pemeriksaan vaksinasi terhadap pengendara yang melintas.

Nantinya polisi dan personel gabungan akan mendirikan posko yang berisi petugas medis dan lain sebagainya.

Masyarakat diharuskan untuk melakukan scanning melalui aplikasi Peduli lindungi ke barcode yang disediakan. Namun jika masyarakat ada yang kedapatan belum divaksin diharuskan vaksin ditempat yang sudah disediakan.

Sementara itu bagi masyarakat yang di dalam kendaraan lebih dari satu orang akan dilakukan pemeriksaan swan ditempat. Jika hasilnya reaktif Covid-19 akan dirujuk ke rumah sakit.

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan dalam operasi ini difokuskan kepada masyarakat yang mau melintas agar dalam keadaan sehat dan fit.

Masyarakat pun diminta untuk mengikuti aturan sesuai aturan perjalanan yang dikeluarkan kementerian perhubungan nantinya.

"Makanya salah satu cara yang dapat  simulasikan pelaksanaan pos pengamanan yang tugasnya dalam rangka memastikan masyarakat yang lewat baik itu masuk ke Sumatera Utara maupun yang lewat antar kabupaten kota di yakinkan dia sehat sesuai dengan aturan.
Dia harus sudah vaksin, membuat surat jalan, surat keterangan dari hasil tes swab sebagaimana yang diatur oleh kementerian perhubungan," kata Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, Selasa (30/11/2021).

Panca Putra Simanjuntak mengatakan, operasi ini bernama Operasi Lilin Toba 2021. Nantinya akan dilaksanakan dari 24 Desember sampai tanggal 2 Januari tahun 2022.

Posko cek poin ini juga akan didirikan di seluruh kabupaten kota di Sumatera Utara.

Pada PPKM level 3 nantinya masyarakat pun diminta agar tidak melakukan perjalanan mudik natal dan tahun baru untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Kegiatan masyarakat yang tidak penting lebih baik untuk dilaksanakan di rumah saja. Kegiatan mudik kalau tidak penting tidak usah dan kita imbau untuk masyarakat mau mentaati ini demi kesehatan kita bersama di Sumatera Utara," ucapnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah saat natal dan tahun masyarakat mau menaati aturan termasuk protokol kesehatan.

Ia khawatir jika pemerintah lalai dalam mengawasi perayaan hari besar akan berdampak terhadap penyebaran Covid-19 di Sumut.

"Ini suatu hal yang perlu kita sampaikan melalui media ke masyarakat kita bahwa hadiran aparatur pemerintah menyusahkan, tetapi menyampaikan untuk memberitahukan agar tidak menjadi pemaparan Covid-19 ini tinggi karena kita tahu akan menghadapi perayaan ibadah Natal dan Tahun Baru," ucapnya.

Ijeck menerangkan saat vaksinasi di Sumut tahap dua masih rendah, sekitar 44 persen. Sementara vaksinasi dosis pertama di Sumut baru mencapai 56 persen.

Angka tersebut masih dibawah anjuran pemerintah yang mengharuskan capaian vaksinasi tahun 2021 ini bisa 70 persen.

Sementara itu terdapat 15 kabupaten kota yang jumlah masyarakat yang divaksin masih rendah, termasuk di kepulauan Nias. Dari ke 15 tersebut persentasenya antara 30 hingga 50 persen.

Sementara itu untuk stok vaksin Ijeck menjelaskan saat ini terdapat 370.000 dosis vaksin di Sumut dan akan segera di distribusikan ke kabupaten kota.

"Kabupaten kota kita ketemu sama Pak Kapolda ada 15 kabupaten kota. Saya tidak hafal satu persatu tetapi ada 15 Yang Masih di Bawah 50% tetapi tidak ada yang di bawah 30% jadi antara 30-50 ada 15," lanjut Ijeck.

Menghadapi natal dan ia berharap warga Sumut agar menaati aturan supaya tidak bepergian guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

(Cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved