5 Orang tiba-tiba Sudah Tewas Terkapar Dihabisi ODGJ, Terkuak Caranya Agar Warga tak Curiga
habisi lima korban sekaligus yang mengalami gangguan jiwa punya cara sendiri untuk menghabisi korbannya.
Apalagi informasi simpang siur, ada isu yang menyebarkan pelaku lepas.
Suasana semakin mencekam, pihak keluarga yang tidak terima lalu mau menuntut balas.
“ Saya tegaskan kepada anak-anak saya berdiri di ring 3, setelah polisi dan TNI.
Kalau memang isu itu benar saya yang akan maju,” kata Hj Bahrozi berusaha menenangkan keluarga.
Berkat jaminan dari Hj Bahrozi, semua anggota akhirnya kembali tenang dan perlahan-lahan emosi kembali stabil.
Setelah keadaan mulai normal kata H Bahrozi, badai kembali datang dengan bepulangnya Hj Umama ibunda dari Erni dan Sari.
Hj Umama memang sudah lama terbaring sakit, sehari-hari yang merawatnya dipercayakan kepada Sari dan dibantu oleh Ermi.
Namun kedua puteri Umama ini sudah dipanggil Yang Maha Kuasa dalam tragedi pembunuhan yang dilakukan Otori Efendi alias Sueb.
Kepanikan dan tangisan kembali pecah dirumah permanen yang berada di Dusun I Desa Bunglai Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.
Di kesempatan itu, Kapolres Ogan Komering Ulu, AKBP Danu Agus Purnomo SIK, didampingi Kapolsek Peninjauan AKP Indra Wilis dan Kapolsek Sinar Peninjauan Iptu Ibnu Holdon malayat ke rumah duka.
Tampak juga Dandim Oku diwakili Danramil 403-02 Kapten Inf M Fauzi, Plh Bupati OKU diwakili Pjs Asisten II Kadarisman SAg MSi.
Unsur Forkopimda menyampaikan turut berbelasungkawa kepada kelaurga ahli musibah. Semua pihak diminta bersabar dan menahan diri serta menyerahkan permasalahan ini ke aparat peengak hukum.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Sripoku.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/odgj-habis-lima-korban.jpg)