SOSOK Santi Ramadhani, Mantan Atlet Renang yang Raih Segudang Penghargaan, Kini Jadi Pelatih
Dengan tekun, Santi perlahan mendampingi para anak didiknya untuk mengikuti kejuaraan nasional seperti Pekan Olahraga Nasional.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Akrab dengan olahraga air sejak kecil, Santi Ramadhani sempat berkecimpung sebagai atlet profesional renang dan selam pada saat berkuliah di Universitas Negeri Medan.
Saat ini, Santi telah pensiun menjadi atlet dan kini menjadi pelatih profesional atlet.
"Saya melatih 15 murid yang semuanya ini atlet dari tingkat remaja yang semuanya ini atlet," ungkap Santi, Sabtu (27/11/2021).
"Saya ajarkan mereka untuk disiplin mulai dari latihan dan juga makanan. Mereka juga harus berani untuk kerja keras karena ada juga yang sekadarnya aja. Semua itu harus ada komitmen agar mampu berikan yang terbaik," lanjutnya.
Dengan tekun, Santi perlahan mendampingi para anak didiknya untuk mengikuti kejuaraan nasional seperti Pekan Olahraga Nasional.
Dikenal disiplin dalam melatih, Santi berkaca bagaimana dirinya saat menjadi seorang atlet profesional renang.
Santi sudah menjadi seorang atlet renang sejak duduk di bangku SMP yang membuat gadis asal Siantar ini harus pindah ke kota Medan.
"Saya pertama itu atlet renang kemudian pindah ke atlet selam. Jadi dari SMP itu saya udah jadi Atlet, awalnya itu dari Siantar kemudian terpilih untuk latihan pemusatan di Medan, saya pindah sekolah ke Medan," ujarnya.
Lanjutnya, kecintaannya terhadap olahraga renang lantaran dirinya sering melihat ibunya yang pelatih renang mengajari murid-murid.
Baca juga: Gubsu Edy Sampaikan Tiga Poin Penting Untuk Pengurus Baru Walubi Masa Bakti 2021-2026
"Suka sama renang ini karena semua keluarga termasuk mama saya ini dulu pelatih renang jadi saya dilatih dasar. Nah setiap sore aku selalu lihat mama melatih renang dan kebetulan dekat rumah juga. Awalnya gak ada target apa-apa karena biar bisa ada kegiatan aja," tutur Santi.
Dari rutin berlatih renang, Santi akhirnya dapat mengikuti beragam kompetisi baik tingkat nasional hingga Internasional.
Bahkan Santi pernah meraih rekor nasional untuk 50 meter gaya dada waktu mengikuti Kejuaraan Nasional di Jakarta.
Selain itu, Santi juga pernah mengikuti ajang internasional seperti Vietnam, Singapura, dan Malaysia yang membuat dirinya semakin bersemangat berkompetisi.
Dikatakan Santi, olahraga ini membuat dirinya belajar akan konsistensi dan juga kesabaran. Ia menegaskan tak ada yang instan jika tidak dilakukan secara sungguh-sungguh.
"Renang ini olahraga terukur yang jika dilakukan secara rutin maka pernapasan akan bagus. Dulu saya latihan pagi jam 5 pagi udah di kolam sampai jam 8 pagi. Nah sekolah ada dispensasi untuk masuk jam 9 pagi," tuturnya.
Diakui Santi, jika latihan rutin dari pagi hingga malam membuat dirinya tak ada waktu untuk bermain bersama teman teman seusianya.
"Tiap hari saya gak ada waktu untuk bermain. Karena tiap hari itu latihan renang terus tapi memang dengan kerasnya berlatih ini bisa membuat kita fokus dengan apa yang dikerjakan tanpa ada gangguan lainnya," jelasnya.
Pensiunnya Santi dalam dunia renang dan berganti sebagai atlet selam, ia akui lantaran belum memiliki 'pondasi' atau komitmen awal saat memulai karir sebagai atlet. Tidak ada kontrol dalam latihan atau kejuaraan, membuat dirinya sempat mengalami cedera.
"Saya pernah terkena cedera di lutut, ini karena terlalu dipress. Sehingga agar tidak semakin memburuk, ini yang membuat saya harus pindah ke atlet selam. Tapi kalau waktu latihan yang selam juga sering lecet-lecet terkena alatnya ini, tapi ini yang buat kita menjadi lebih tangguh karena sudah merasakan sakit saat latihan," kata Santi.
Baca juga: Workshop Digital Marketing, IWO Medan Bantu UMKM Branding Produk Lewat Sosial Media
Hobi Touring ke Alam
Kecintaan Santi dalam dunia olahraga tak membuat dirinya melupakan hobi traveling ke berbagai wilayah di Sumatera Utara.
Santi mulai hobi traveling saat dirinya rehat dalam dunia atlet renang dan selam. Ia bercerita jika dirinya rutin melakukan touring keliling Sumut menggunakan sepeda motor.
"Kalau untuk Sumut udah rata-rata dikelilingi dan kalau untuk luar Sumut juga pernah ke Padang dan Aceh naik motor, jadi kadang pergi sendiri atau ramai-ramai," ujar Santi.
Tentunya Santi juga pernah merasa khawatir jika berjalan-jalan sebagai solo traveler, namun dengan semangat untuk mengunjungi tempat baru akan memberikan pengalaman yang mengasyikkan untuk dirinya.
"Kalau pergi sendiri ya ada juga khawatir tapi kalau udah sampai di tempatnya, itu semua hilang dengan pengalaman yang kita rasakan," tuturnya.
Diceritakan Santi, baginya tempat baru dan suasana alam terlebih Pantai suatu tempat akan membuat dirinya lebih tenang dan membawa suasana baik dalam hidup.
"Saya paling suka itu pergi ke pantai seperti saya tiap tiga bulan sekali itu ke Sabang kita namai sama teman-teman, karena kalau ke pulau kan gak enak sendiri tapi kalau kota masih bisa kita lakukan sendiri," pungkasnya.
Baca juga: WHO Khawatir Varian Omicron Picu Gelombang Ketiga Covid-19 di Dunia
Biofile :
Nama : Santi Ramadhani, S.Pd , M.Pd
TTL : 18 April 1989
Nama ibu : Lisda Hanum Damanik
Nama ayah : Abdul Musri
PENDIDIKAN
- Sarjana Pendidikan Kepelatihan Olahraga tahun 2012 dari Universitas Negeri Medan
- Magister Pendidikan Olahraga Tahun 2021 dari Universitas Negeri Medan
- Sertifikasi pelatihan FINA Open Water Swimming
Baca juga: Model 13 Tahun Ini Lakukan 100 Kali Oplas, Penampilannya Dulu Dianggap Menyeramkan Kini Mengejutkan
KARIR :
Pelatih KRAPSI Tahun 2012 dengan hasil 2 emas, 1 perak dan 1 perunggu
Pelatih POPNAS XII Tahun 2013
Pelatih KEJURNAS Tahun 2013 dengan hasil 1 emas dan 2 perak
Pelatih Festival Danau Toba 2014
Pelatih Riau Open Tahun 2017 dengan hasil Juara umum 3
Pelatih di Club Tirta Prima Medan 2009 – sekarang
Pelatih Renang Di PPLP-D Sumatera Utara 2015 – 2019
Pelatih Renang Peraian Terbuka PON XX Papua
Baca juga: Coba Amati Malam Ini Sabtu 27 November 2021: Fenomena Bulan Tampat Setengah Lingkaran
Prestasi
- Kejurnas Renang tahun 2002 Jakarta , 2 emas dan 1 perak. (Rekor NAsinoal 50 meter gaya dada)
- Krapsi RENANG XXIV 2002 Jakarta , 2 Emas, 1 Perak
- Pekan Olahraga Daerah Sumut 2002, 3 Medali emas, 1 perak
- Pekan Olahraga Nasional RENANG 2003 , 2 medali emas , 1 Perak
- PRAPON RENANG 2003 Jakarta, 2 medali Emas
- Selayang CUP 1 2006, 3 Medali emas POPDA 2006 , 3 medali emas
- Pekan Olahraga Nasioanl RENANG 2007, Kaltim 1 Emas, 2 Perak
- Sabang Open selam tahun 2008 , 2 Perak
- Pekan OLahraga Perguruan TInggi Seluruh Indonesia 2008 , 3 medali Emas
- Open Squba Diving 2008 Gapang , 2 Perak POMNAS XI Palembang 2009 , 1 Perunggu Kejurda Renang SUMUT 2010, 3 Medali emas
- Kejuaran Pelajar Kota Medan 2011, 3 medali emas
- Prapon Selam 2011, 1 perak
- Sport and Fun Dive Competion 2015, 2 perak
(cr13/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/santi-ramadhani.jpg)