Breaking News

News Video

Gubsu Edy Sampaikan Tiga Poin Penting Untuk Pengurus Baru Walubi Masa Bakti 2021-2026

Sementara itu, Ketua DPD Walubi yang baru masa bakti 2021-2026, Brilian Moktar menjelaskan kehadiran Edy sangat mendukung energi bagi pengurus yang

Tayang:

Gubsu Edy Sampaikan Tiga Poin Penting Untuk Pengurus Baru Walubi Masa Bakti 2021-2026

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi hadiri acara pelantikan pengurus DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Sumatera Utara masa bakti 2021 - 2026, di Restoran Ria, Jalan Letjen MT. Haryono, Sabtu (27/11/2021).

Ada pun Edy menyampaikan tiga poin penting untuk kepengurusan Walubi ke depan.

"Pertama saya mendukung agar Walubi melakukan bimbingan kepada seluruh umat agama Budha. Artinya, seluruh yang beragama Budha di Sumut adalah tanggungjawab pengurus baru yang dilantik," katanya.

"Dengan segala bentuk persoalan pastinya. Siap - siap menjadi syarat untuk masuk surga atau tidak anda," tambahnya.

Kedua, Walubi harus memberikan pengayoman terhadap warga yang beragama Budha. Pengayoman yang dimaksud cukup luas seperti memayungi orang kehujanan dan kepanasan.

"Begitu berat jabatan anda. Lebih berat dari gubernur," sebutnya.

Ketiga, paling penting untuk seluruh umat adalah adanya kegiatan silaturahmi kepada seluruh agama.

Tujuannya agar bisa bergabung dan memberikan masukan-masukan sehingga kehadiran Walubi di Sumut juga menjaga kerukunan beragama berjalan dengan baik.

"Saudara saya, apapun agama kita kalau kita tidak bisa bermanfaat kepada orang lain, percuma kita beragama," ujarnya.

"Karena sebaik-baiknya kita beragama dan hidup di dunia ini adalah orang yang bermanfaat kepada orang lain," sambungnya.

Sementara itu, Ketua DPD Walubi yang baru masa bakti 2021-2026, Brilian Moktar menjelaskan kehadiran Edy sangat mendukung energi bagi pengurus yang baru dilantik.

Ia pun katakan pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan kerja sama dengan pemerintah, dan membantu kegiatan sosial.

"Tapi saat ini di Sumut ada banyak guru agama Buddha yang belum lagi PNS. Jadi mohon bantuan gubernur untuk memperhatikannya sehingga pelaksanaan pendidikan sekolah melalui agama Budha juga bisa berjalan lancar," ungkapnya.

Selain itu, ia berharap dari setiap lembaga lintas agama untuk bekerjasama dengan pemerintah di bidang apa pun.

(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved