News Video
KABAR BAIK Kasus Positif Covid-19 di Kota Medan Nihil, Begini Penjelasan Plt Kadis Kesehatan
Angka kasus Covid-19 Kota Medan pada Minggu 21 November 2021 nihil baik kasus positif, suspek, maupun meninggal dunia.
KABAR BAIK Kasus Positif Covid-19 di Kota Medan Nihil, Begini Penjelasan Plt Kadis Kesehatan
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Angka kasus Covid-19 Kota Medan pada Minggu 21 November 2021 nihil baik kasus positif, suspek, maupun meninggal dunia.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Mardohar Tambunan mengatakan angka kasus Covid-19 di Kota Medan memang sudah menurun sangat drastis.
"Saat ini kita terakhir pertambahan kasus di Medan itu nol. Nol itu dalam arti bahwa pertambahannya itu nol. Memang beberapa waktu belakangan masih ada satu atau dua per harinya dari 21 kecamatan tapi untuk yang terkonfirmasi data terakhir kita menunjukkan nol," kata Mardohar, Senin (22/11/2021).
"Nah kemudian sebenarnya nol ini sudah ada beberapa kali. Dan ini menunjukkan sangat drastis sekali menurun angka kasus Covid-19 di Kota Medan," katanya.
Mardohar mengatakan, hal ini juga ditunjukkan dari angka Bed Occupancy Rate (BOR) yang juga berkurang drastis baik BOR ICU maupun BOR isolasi.
"BOR ICU kita saat ini 4.42 persen, seluruh rumah sakit. Sudah mulai banyak rumah sakit yang pasien Covid-19 nya sudah nol. Kemudian untuk BOR isolasi itu 0,82 baik Isolasi rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumah. Di mana positif rate kita itu 100 ribu per tujuh hari itu 0,05," ucapnya.
Menurutnya, untuk BOR di lokasi isolasi terpusat (isoter) juga sudah mulai kosong.
Dari dua lokasi isolasi terpusat milik Pemko Medan, hanya berisi satu pasien.
"Isoter kita kan ada dua, yang Gedung P4TK Alhamdulillah nol, Hotel Soechi ada satu orang. Tapi tetap kita buka dan kita siagakan," ucapnya.
Dikatakan Mardohar, meskipun cenderung kosong, pihaknya tetap membuka lokasi isoter dan melakukan tracing untuk setiap penambahan kasus.
"Karena kita tetap berdasarkan tracing, kasus-kasus yang kita dapat akan kita lanjutkan ke Satgas kecamatan masing-masing untuk melakukan tracing dengan minimal 15 kontak erat itu yang kita usahakan agar kita bisa turun menjadi level 1," jelasnya.
(cr14/tribun-medan.com)