PS Kwarta Menang Lawan PS Paya Bakung, Irwansyah : Anak-anak Bermain Relax dan Enjoy
Ia pun mengakui imbang saat melawan Paya Bakung pada putaran pertama karena anak-anak masih belum menguasai lapangan.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PS Kwarta menang terhadap PS Paya Bakung United dalam pertandingan Kompetisi Liga 3 putaran kedua di Stadion Mini Dispora Sumut. Hal ini pun mendapat apresiasi dari sang pelatih Irwansyah Panjaitan.
Kepada www.tribun-medan.com, Irwansyah mengaku kemenangan ini kemungkinan karena Anak-anak bermain lebih relax dan santai.
Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Indosiar Persib Bandung vs Persija, Tonton Siaran Live Liga 1
"Kalau dibanding dengan laga perdana pada putaran pertama saat melawan Paya Bakung, Anak-anak terlihat masih gerogi. Dan saya rasa ini hal yang biasa. Di mana setiap pertandingan pertama, Anak-anak belum bisa menguasai lapangan.
Namun bukan berarti mereka tidak bermain maksimal," katanya, Sabtu (20/11/2021).
Ia pun mengakui imbang saat melawan Paya Bakung pada putaran pertama karena anak-anak masih belum menguasai lapangan.
Meskipun, sambungnya saat pertandingan putaran pertama PS Kwarta lebih mendominasi dalam menguasai bola.
Namun, akunya, kesalahan PS Kwarta pada putaran pertama saat lawan Paya Bakung terletak pada saat lawan counter attack atau serangan balik.
"Di mana saat itu, saat anak-anak tengah asik menyerang tiba-tiba kena counter attack, makanya bisa dibilang kewalahan sehingga kita kalah.
Tapi itu tidak masalah. Karena kita di sini tidak fokus kepada target. Lebih kepada agar anak-anak binaan kita bisa lebih expert nantinya saat usia mereka sudah waktunya. Inikan rata-rata usia mereka di bawah 20 tahun," terang Irwansyah, Sabtu sore.
Baca juga: SOSOK Rica Asrosa, Raih Beasiswa di London, Kini Ciptakan Alat Pendeteksi Penyakit Lewat Napas
Begitupun, akunya pada putaran kedua ini, anak asuhnya bisa memenangkan pertandingan dan itu harus diapresiasi mengingat usia mereka masih belia.
"Mereka semua merupakan anak-anak binaan dari PS Kwarta. Kita dalam kompetisi Liga 3 ini lebih kepada agar anak-anak bisa menikmati dan mengetahui bagaimana rasanya bermain di kompetisi. Jadi, seperti yang saya katakan tadi, kita masih belum punya target.
Sehingga semua pemain berkesempatan untuk bermain dan merasakan kompetisi Liga 3," ujarnya.
(akb/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/head-coach-ps-kwarta-irwansyah-panjaitan-saat-di-stadion-mini.jpg)