Tak Pernah Olahraga Tapi Ikut Gym Biar Badan Bagus Saat Nikah, Pria Ini Hampir Mati Karena Alami Ini
Ingin tampil dengan tubuh sempurna di pesta pernikahan, pria ini memutuskan untuk pergi ke gym.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-com.com – Ingin tampil dengan tubuh sempurna di pesta pernikahan, pria ini memutuskan untuk pergi ke gym.
Namun, tanpa diduga, hal itu membuatnya hampir kehilangan nyawanya.
A Hoan (25), dari Shenzhen, China, dan pacarnya telah bersama selama 4 tahun.
Menyadari bahwa cinta mereka sudah matang, keduanya memutuskan untuk menikah.
Baca juga: Wanita Ini Nyuruh Suaminya Ikut Gym Biar Sehat, Rupanya Nyesal si Suami Malah Selingkuh Sama Pelatih
Baca juga: Tubuh Anya Geraldine saat Nge-Gym Bikin Lemas, Pakai Baju Ungu Super Ketat, Warganet: Meresahkan!
Sekitar sebulan sebelum pernikahan, A Hoan pergi ke gym dan mencari pelatih pribadi untuk membantunya membangun otot.
Pria berusia 25 tahun itu berharap bisa tampil di pesta pernikahan dengan tubuh yang sempurna serta foto pernikahan yang indah untuk disimpan sebagai kenang-kenangan.
Namun, karena A Huan biasanya tidak berolahraga, jadi latihan itu sedikit berat baginya.
Tepat di sesi latihan pertama, pelatih memberikan A Huan latihan peregangan dengan intensitas tinggi.
Lengan dan kakinya terus menerus ditarik dan ditekan.
Sepulang dari kelas gym, pemuda itu merasa tidak nyaman, pusing, mual, dan kakinya gemetar.
A Huan awalnya berpikir bahwa ini adalah fenomena normal setelah gerakan tiba-tiba yang ia lakukan di gym.
Namun, setelah beristirahat sejenak, pusingnya semakin menjadi-jadi.
A Huan sering mual dan muntah. Kesadarannya pun semakin memburuk.
Mengetahui kondisi A Huan yang tidak normal, keluarganya segera membawanya ke rumah sakit.
Setelah diperiksa, dokter menemukan bahwa arteri vertebral serviks kanan A Huan sudah tidak ada lagi.
Sedangkan arteri vertebra serviks kiri rusak parah, otak kecil kiri dan kanan mengalami infark serebral.
A Huan didiagnosis dengan stroke yang disebabkan oleh diseksi arteri vertebralis di kedua sisi.
Dokter dengan cepat mengatur operasi dan berhasil membuka kembali arteri vertebra serviks yang tersumbat dan memulihkan suplai darah otak pria itu.
Untungnya, operasi A Huan berhasil.
Dia dipulangkan setelah 14 hari di rumah sakit untuk perawatan dan pemantauan.
Kejadian tak terduga ini membuat A Huan mau tak mau menunda pernikahannya.
Setelah 3 bulan di rumah untuk pemulihan, arteri vertebralis A Huan secara bertahap kembali normal.
Pernikahan A Huan dan pacarnya digelar di Shenzhen, Guangdong.
Menurut dokter, setelah pembuluh darah tersumbat, semakin lama pengobatan tertunda, semakin parah konsekuensi iskemik yang dapat menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian.
Dokter juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan memijat leher dan tidak membiarkan orang lain menekan leher Anda.
Baca juga: Pria Ini Sudah Punya Istri 4, Tiap Malam Digilir, Anehnya Masih Sanggup Bawa 16 Selingkuhan ke Rumah
Baca juga: Berdalih Karena Kesulitan Ekonomi, Pria Ini Sewakan Istri ke Iparnya, Kini Menyesal dan Tuntut Balik
Jika Anda merasa tidak nyaman pada tulang belakang leher Anda, Anda harus pergi ke fasilitas medis biasa dan menemui spesialis untuk mendapatkan bantuan.
Stroke sebenarnya dinilai sebagai salah satu penyebab utama kematian.
Angka kematian akibat stroke saat ini meningkat pesat, di mana stroke setelah olahraga cukup banyak terjadi.
Selama latihan yang intens, detak jantung dan tekanan darah akan berubah tidak menentu dan lebih sulit dikendalikan, mungkin disertai dengan iskemia serebral.
Jika tidak ada rejimen istirahat dan olahraga dengan intensitas yang wajar, praktisi berisiko mengalami stroke.
(Yui/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-gym.jpg)