Kenali Penyebab dan Tanda-tanda Microsleep serta Cara Mencegah Microsleep saat Berkendara
Penyebab sementara kecelakaan terjadi karena diduga sopir Vanessa mengantuk sehingga menabrak pembatas jalan.
Editor:
Tommy Simatupang
Penyakit diabetes
Tekanan darah tinggi
Kegemukan
Depresi atau gangguan kecemasan
Efek samping obat tertentu
Cara mencegah microsleep
Untuk mencegah bahaya microsleep saat berkendara, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, antara lain:
- Tepikan kendaraan secara berkala sebelum merasa mengantuk, gunakan kesempatan ini untuk menggerakkan badan atau melakukan peregangan
- Istirahat secara berkala ketika Anda harus berkendara jarak jauh, pejamkan mata atau upayakan tidur singkat selama 20 menit sampai 30 menit
- Jika punya kecenderungan microsleep, upayakan jangan berkendara sendirian.
- Ajak orang lain agar ada teman bicara di sepanjang jalan.
- Percakapan dapat membangunkan sel otak, mempercepatan pernapasan, dan memompa oksigen ekstra ke aliran darah, sehingga pengendara tidak gampang mengantuk 30 menit sebelum berkendara, minum asupan berkafein seperti kopi atau teh
- Apabila ada rencana berkendara jauh, pastikan pengendara tidur berkualitas minimal tujuh jam Setelah mengenali apa itu microsleep, coba jalankan beberapa langkah pencegahan di atas.
- Hal yang tak kalah penting, pastikan kondisi tubuh fit saat berkendara.
(*/tribun-medan.com)
Baca juga: Arungi Kompetisi Liga 2 Musim 2021, Bobi Septian : Kemenangan Itu Hal Positif Bagi PSMS
Baca juga: Liga 3 Sumut 2021 Terapkan Konsep Tuan Rumah Bersama, Ini Penjelasannya
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/microsleep.jpg)