News Video
Seorang Pria Bawa Salib di Tengah Gempuran KKB Papua yang Membuat Takut Anak-anak dan Perempuan
Akun instagram @Papua_talk memperlihatkan suasana mencekam di Papua tepatnya di Kabupaten Intan Jaya saat gempuran KKB
TRIBUN-MEDAN.COM - Akun instagram @Papua_talk memperlihatkan suasana mencekam di Papua tepatnya di Kabupaten Intan Jaya.
Gempuran senjata api terdengar diletuskan oleh teroris KKB.
Warga berhamburan menyelamatkan diri hingga masuk ke halaman gereja.
Dari rekaman amatir yang diunggah instagram @Papua_talk seorang pria berpakaian putih bahkan membawa salib.
Pria tersebut menyampaikan pesan untuk berhenti berperang karena banyak warga sipil bahkan anak-anak.
Berada di wilayah pegunungan Papua membuat Kabupaten Intan Jaya dijadikan medan perang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dalam melawan TNI-Polri.
Terbaru, Jumat (29/10/2021), KKB tersebut membakar Kantor Airnav di kawasan Bandara Sugapa, sekitar pukul 16.00 WIT.
Hal tersebut dibenarkan Komandan Kodim 1705/Nabire Letnan Kolonel Inf Anjuanda Pardosi.
“Benar, ada laporan pembakaran yang dilakukan KKB di sekitar kawasan Bandara Sugapa,” kata Anjuanda.
Sebelum membakar, kata Anjuana, KKB terlibat kontak tembak dengan personel yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Daerah Rawan dari Batalion Infantri 501/BY dan Satgas Belukar.
Dalam kasus tersebut tak ada korban jiwa.
Sederet Kasus KKB di Intan Jaya
Mengutip dari laman wikipedia, aAda sejumlah kasus kontak tembak TNI-Polri dengan KKB di wilayah Kabupaten Intan Jaya. Sejumlah kasus tersebut diantanya, pada 17 September 2020 lalu, Pratu Dwi Akbar tewas ditembak oleh KKB di Kali Hiabu.
Pasca kejadian, TNI mengumpulkan warga setempat untuk mencari senjata api yang dirampas oleh KKB.
Selang dua hari, tepatnya 19 September 2020, seorang pendeta atas nama Pendeta Yeremia Zanambani ditemukan tewas tertembak.