Banjir di Medan
Korban Banjir Kelaparan, Minta Pemko Medan Turun Tangan ke Lokasi
Sejumlah warga korban banjir mengaku tidak bisa memasak, lantaran semua barangnya terendam air. Mereka pun kelaparan
Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Permukiman warga yang ada di Kampung Aur, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun terendam banjir sejak Minggu (31/10/2021) dinihari tadi.
Semua barang milik warga, termasuk perlengkapan memasak ikut basah.
Tak pelak, kondisi ini membuat warga tidak bisa memasak, dan sekarang korban banjir kelaparan.
"Kami lapar, karena belum bisa masak. Sekarang yang kami butuhkan adalah makanan," kata Ros, warga korban banjir, Minggu siang.
Baca juga: BREAKING NEWS 12 Jam Dikepung Banjir, Kampung Aur Tenggelam Lagi
Ros mengatakan, sejauh ini petugas dari Pemko Medan belum ada mendatangi warga.
Padahal, warga sangat berharap sekali ada pihak yang memberi bantuan, minimal menyumbangkan nasi bungkus.
Untuk saat ini, situasi di permukiman warga masih tergenang banjir.
Sejumlah rumah bahkan terendam lumpur.
Baca juga: Dikepung Banjir, Permukiman Warga di Kampung Aur Terendam Lumpur
Karena tumpukan lumpur cukup tinggi, warga pun membersihkan rumahnya menggunakan alat seadanya.
Saat ini, banjir yang merendam permukiman mulai surut.
Namun warga korban banjir kelaparan, karena tidak bisa memasak.(jun/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kampung-aur-maimun-tenggelam.jpg)