News Video
Pemilik Anjing Canon di Aceh Singkil Minta Maaf pada Publik, Mengaku Peliharaannya Kerap Meresahkan
Setelah menuai keributan di media sosial dan masyarakat, pemilik anjing canon di Aceh Singkil meminta maaf pada publik.
Pria tersebut mengakui, pemindahan Canon atas persetujuan dirinya lantaran telah meresahkan warga dan kerap mengejar pengunjung di Pulau Banyak.
TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah menuai keributan di media sosial dan masyarakat, pemilik anjing canon di Aceh Singkil meminta maaf pada publik.
Pemilik anjing bernama Canon tersebut mengakui bahwa pemindahan hewan itu atas perizinan dirinya lantaran telah meresahkan pengunjung di Pulau Banyak.
Lebih lanjut, ia juga sudah tidak mempermasalahkan peristiwa yang sudah terjadi ini.
Dikutip dari Serambinews, Wili, pemilik anjing Canon melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Singkil bersama dengan jajarannya.
Wili juga didampingi oleh Muspika Pulau Banyak dan tokoh adat setempat.
Dalam pertemuan itu, Wili menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang telah terjadi.
Pria tersebut mengakui, pemindahan Canon atas persetujuan dirinya lantaran telah meresahkan warga dan kerap mengejar pengunjung di Pulau Banyak.
Ia menambahkan, bahwa anjingnya dimasukkan oleh karyawannya sendiri ke dalam keranjang.
"Mengenai kematian hewan peliharaan kami, saya pribadi tidak mempermasalahkan atas apa yang sudah terjadi," katanya.
Terkait dengan unggahan soal kematian anjing Canon di akun Instagram @rosayeoh, Wili telah meminta untuk dihapus agar dapat diklarifikasi.
Seperti diketahui, akun tersebut yang pertama kali mengunggah soal peristiwa kematian anjing Canon setekah ditangkap oleh Satpol PP Aceh Singkil.
Unggahan ini kemudian menjadi viral di media sosial.
Wili yang juga pengelola Kimo Resort menyatakan bahwa dirinya mendukung penuh wisata halal Aceh.
Sementara itu, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid meminta Wili untuk menyampaikan permohonan maaf secara tertulis agar dapat dipertanggungjawabkan.
Dulmusrid juga menyatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap masuknya investor, hanya saja harus mengikuti aturan dan kearifan lokal yang ada.
Sekretaris Daerah Aceh Singkil Azmi, menambahkan bahwa permasalahan yang terjadi bukan karena wisata halal.
Namun karena anjing tersebut yang meresahkan.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Pemilik Anjing Minta Maaf ke Bupati, Akui Canon Resahkan Warga dan Kejar Pengunjung Pulau Banyak, https://aceh.tribunnews.com/2021/10/2....
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Saifullah