Niat Hatinya Oplas Kelopak Mata Agar Cantik, Gadis Ini Menyesal, Kesakitan Matanya tak Bisa Ditutup
Bukannya memesona, penampilan wanita asal Ben Tre, Vietnam ini malah mengerikan dan memilukan.
TRIBUN-MEDAN.com - Niat hati mempercantik diri, kondisi wanita ini malah memperihatinkan.
Bukannya memesona, penampilan wanita asal Ben Tre, Vietnam ini malah mengerikan dan memilukan.
Bagaimana tidak, akibat operasi plastik, kelopak mata wanita ini tak bisa lagi ditutup.
Pembuluh darah bagian bawah mata wanita ini juga terlihat begitu mengerikan.
Bahkan mengutip dari eva.vn, Senin (25/10/2021), diketahui sang wanita tersebut dipecat dari pekerjaannya lantaran sang bos ngeri melihat wajahnya.
Sang wanita mengaku tergiur pada iklan operasi kelopak mata.
Demi mendapatkan mata yang lebih indah, wanita ini rela menghabiskan 25 juta dong.
Namun siapa sangka, harapan makin cantik hanyalah sia-sia.
Ia merasa kesakitan akibat kelopak matanya tak bisa tertutup lagi.
Bahkan saat bulu mata jatuh tepat di kelopak, wanita ini tak bisa berbuat apa-apa dan hanya menahan kesakitan.
"Ketika saya bangun pagi hari, bulu mata saya jatuh, saya sangat kesakitan. mata ini tak bisa menutup dan selalu terbuka.
Pada saat mandi, air meluap dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.
Sakitnya sangat parah hingga saya harus meminum obat antibiotik terus menerus." katanya.
Tak hanya harus menahan kesakitan, sang wanita mengaku telah dipecat oleh bos tempatnya bekerja.
"Saya bekerja di perusahaan Korea, tapi setelah mata saya rusak, mereka tidak mau menerima saya lagi." tambahnya pilu.
Hingga akhirnya setelah pemerintah memberikan kelonggaran untuk warga berpergian, sang wanita bisa memeriksakan ke dokter.
Dokter pun miris melihat kondisi wanita 25 tahun tersebut.
"Gadis ini terlalu muda, jadi salon kecantikan melakukan kesalahan saat memotong kantung mata.
Selain itu sayatan yang salah juga memotong tulang rawan kelopak mata bawah yang menyebabkan kondisi kelopak mata terbalik.
Pasien menghadapi risiko keratitis parah karena kelopak mata bawah terbalik memungkinkan bakteri dan parasit masuk hingga berisiko menyebabkan kebutaan permanen." kata dr Tu Dung.
Demi menyelamatkan hidup sang wanita, dokter akhirnya memutuskan untuk melakukan operasi tertutup dan menjahit otot sfingter dalam bentuk U.
Setelah hampir tiga jam operasi, akhirnya dokter bisa mengembalikan kelopak mata sang wanita.
Meski tak 100 persen, namun setidaknya kelopak itu sudah menutup dan tidak menganga parah.
Kini ia tidak lagi merasa sakit dan perih saat mandi.
Ia juga tidak perlu takut saat bangun pagi khawatir ada bulu mata yang jatuh ke dalam kelopak matanya.
Dokter pun meminta para wanita lebih berhati-hati dalam melakukan operasi kecantikan.
Pastikan selalu mencari tahu klinik kecantikan dan dokter yang menangani sudah memiliki lisensi yang jelas.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini sudah tayang di Tribunnewsmaker
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/oplas-kelopak-mata-tribunmedan.jpg)