WAJIB Pajak Dapat Kejutan dari Samsat Lubukpakam di Hari Pertama Pemutihan Pajak

Arief mengatakan ada beberapa bentuk relaksasi yang pada tahun 2021 ini dijalankan dengan tujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Kepala UPT PPD Samsat Lubukpakam, Arief Indra Siregar memberikan bingkisan menarik kepada wajib pajak yang mengantre di ruang pelayanan Senin, (25/10/2021). 

" Terima kasih ya ibu sudah datang untuk membayar pajak. Harus tepat waktu ya untuk membayarnya. Ini bingkisan buat ibu,"ucap Arief dengan senyum manis.

Arief mengatakan ada beberapa bentuk relaksasi yang pada tahun 2021 ini dijalankan dengan tujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Disebut ada perbedaan antara program yang tahun ini dengan yang tahun 2020.

Karena itu ia mengharapkan agar program ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat.

PAKET 30 Gb hanya Berbayar 10 Rupiah, Telkomsel Suguhkan Cara Mudah dan Gratis saat Migrasi

ANGGOTA TNI AU Dikeroyok dan Dianiaya di Helvetia, Begini Kronologi Ringkas Kejadian

JAWABAN DJ Una soal Dugaan Adanya Pria Baru hingga Gugat Cerai Suami

MARAK Pinjaman Online Ilegal di Medan, Ini Tips Terhindar dari Jeratannya, Waspadai Teror

PROMO Hemat Satu Pekan Alfamidi, Molto Pewangi 820 Mililiter hanya Rp 13.900

FAKTA-fakta Kapolsek Tiduri Anak Tersangka dengan Iming-iming Bebaskan Sang Ayah

"Tahun 2020 yang dibebaskan hanya denda dan sekarang pembenasan pokok PKB untuk pajak yang tertunggak 3 tahun ke atas. Kalau diatas 5 tahun pun misalnya menunggak tetap bayar 3 tahun. Hari ini kita kasih bingkisan supaya wajib pajak tetap ingat membayar pajaknya dan bisa memberitahukan kepada kerabat dan keluarga mengenai program relaksasi ini," kata Arief.

Diakui pada tahun 2021 ini realisasi penerimaan pendapatan dari Samsat Lubukpakam baru 58 Milyar dari target 77 Miliar.

Arief optimis walaupun saat ini masih dalam suasana pandemi namun kekurangan sekitar 19 Milyar pada akhir tahun akan terealisasi.

"Harapan kita bisa tercapai bahkan kalau bisa lebih lah karena tahun 2020 capaian kita lebih 102 persen.

Dari data potensi kalau ditempat kami itu ada sekitar 300 ribu kendaraan bermotor dan yang kami data aktif hanya 30 persen.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved