Cerita Seleb
Bermula dari Kelainan Darah Saat Menstruasi, Cucu BJ Habibie Ini Harus Dioperasi, Ini Penyebabnya
Berawal dari Kelainan Darah Saat Menstruasi, Kini Cucu Mendiang BJ Habibie Rutin Operasi karena Ada Gumpalan di Perut, Beratnya Mencapai 1,3 Kilogram.
TRIBUN-MEDAN.COM - Kabar kurang baik datang dari musisi Melanie Subono, Cucu Mendiang Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie.
Musisi Melanie Subono baru saja melakukan operasi tumor di bagian perutnya akibat ada penggumpalan darah yang menyebabkan perutnya semakin membesar.
Kerabat dekat Melanie Subono mengatakan jika tiga bulan lalu perut Melanie mengalami pembengkakan hingga mencapai 1,3 kilogram berat penggumpalan darah dalam perut Melanie Subono.
"Tiga bulan lalu tiba-tiba perutnya membengkak ternyata ada yang pecah di dalam dan itu membuat dia akhirnya ke dokter dan ternyata berat massa Rahim / perut orang yang 200-300 gram dia udah 1,3 kg di satu sisi."
"Juga perlengketan dari operasi sebelumnya yang sudah sangat sering," tutur kerabat Melanie saat dihubungi Grid.ID, Minggu (24/10/2021).
Baca juga: Artis Syahrini Tertangkap Kamera Pakai Kemeja Polos Berharga Fantastis, Intip Potret Istri Reino
Baca juga: Jelang Rilis Album Baru, Ed Sheeran Malah Positif Covid-19 dan Harus Lakukan Ini, Begini Kondisinya
Rupanya ini bukan kali pertama Melanie Subono melakukan operasi di bagian perut.
Hal itu bermula saat remaja terjadi kelainan darah saat pertama kali dirinya menstruasi.
"Sejak pertama mengalami mengalami menstruasi berapa belas tahun dia sudah punya kelainan darah."
"Level pembekuan tinggi, jadi hampir semua darah membeku membentuk macam-macam, dari kista, miom, tumor."
"Ada yang ganas dan tidak ganas."
"Gumpalan darah terjadi berkali-kali dan menjalar kemana-mana," tutur kerabat Melanie Subono.
"Pertama operasi saat SMA dan gumpalan yang diambil 7x8cm lalu sampai tahun ini ada 6-7 kali operasi macam-macam."
''Ada yang kista biasa, ovari, kista darah, dimana Rahim harus diangkat, cubeblock yang akhirnya beberapa tahun lalu jadi ga bisa punya anak, level PHV 16 dan 18 turun naik penanda serviks," sambungnya.
Kini, kondisi Melanie Subono semakin membaik usai pengangkatan gumpalan darah pada perutnya meski masih sulit untuk bernapas.
"Saat ini lagi agak adem, kondisinya lumayan stabil Melanie sendiri karena punya masalah dengan napas dll, yang terjadi saturasi turun, bukan covid."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kondisi-terkini-melanie-subono-pasca-operasi.jpg)