Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Geografi Kelas 7: Penjelasan dan Contoh Jenis Batuan Beku, Sedimen, hingga Metamorf
Mengutip buku Wawasan Sosial Kelas VII SMP, masing-masing jenis batuan memiliki proses pembentukan hingga karakteristik yang berbeda.
- Batuan sedimen kimiawi
Batuan sedimen kimiawi terbentuk karena adanya proses kimia pada saat pengendapannya, seperti oksidasi, dehidrasi, penguapan, pelarutan, dan lain-lain.
Sebagai contoh, di daerah berbatu kapur atau gamping, air hujan yang mengandung CO2 meresap melalui rekahan.
Selama melewati rekahan, air hujan yang mengandung CO2 larut dengan batu kapur (CaCO3), sehingga membentuk larutan Ca(HCO3)2.
Baca juga: Materi Belajar Ekonomi Kelas 11: Cara Penentuan Tarif Pajak yang Berlaku di Indonesia
Baca juga: Materi Belajar Geografi Kelas 11: Mengenal Istilah Hiposentrum dan Episentrum Pada Gempa Bumi
Larutan kapur tersebut kemudian membentuk stalaktit dan stalagmit.
- Batuan sedimen organik
Batuan sedimen ini terbentuk karena dalam proses pengendapannya mendapat bantuan dari organisme.
Bastuan organisme yang dimaksud seperti bekas rumah atau cangkang, bangkai binatang laut seperti kerang, terumbu karang, tulang belulang, hingga lapisan humus.
3. Batuan Metamorf
Batu permata adalah contoh batu metamorf.

Batuan ini terbentuk karena adanya penambahan suhu dan atau tekanan yang sangat tinggi.
Batuan sedimen, kemudian berubah menjadi batuan metamorf yang dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok, yaitu:
- Batuan malihan termik (kontak) karena penambahan suhu yang tinggi, seperti batu pualam.
- Batuan malihan dinamik (sintektonik) karena penambahan tekanan yang tinggi yang biasanya karena gaya tektonik seperti batubara dan sabak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jenis-batuan.jpg)