ANGGOTA TNI AU Dikeroyok dan Dianiaya di Helvetia, Begini Kronologi Ringkas Kejadian

Setibanya di lokasi, persisnya di Kawasan Kelambir V Helvetia untuk dan saat meminta mobilnya, Anggota TNI AU tersebut dikeroyok.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Randy P.F Hutagaol
Liveleak
ILUSTRASI - Pengeroyokan. Foto tidak berkaitan langsung dengan konten berita. (Liveleak) 

Seorang anggota TNI AU Dikeroyok di Kelambir V Helvetia saat Jemput Mobil yang Direntalkannya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kabar mengenai aksi penganiayaan yang dialami anggota TNI AU ini disampaikan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko kepada wartawan, Rabu (20/10/2021).

Kapolrestabes melanjutkan pihaknya yang mendapat informasi ini bersama dengan personel dari TNI AU melakukan pencarian.

TERKUAK Motif Pria 30 Tahun Rudapaksa dan Rampok Ibu Rumah Tangga Suriani di Labuhanbatu

SANG Ibu Kaget bukan Kepalang Lihat Putrinya di Story Facebook tengah Dirudapaksa 2 Pria

KRONOLOGI Sebenarnya Dugaan Perselingkuhan ASN Tanjungbalai, Kini Sudah Cabut Laporan

KORBAN Penyerangan Geng Motor Ceritakan Kronologi Kejadian: Kepala Dibacok Paling Terasa

FAKTA-fakta Kapolsek Tiduri Anak Tersangka dengan Iming-iming Bebaskan Sang Ayah

PINJAMAN Online Resahkan Masyarakat, Polda Sumut Kini Tangani 7 Kasus

"Semalam kita menerima penyerahan terkait adanya laporan rekan-rekan TNI AU, semalam (Selasa, 19 Oktober 2021) ada rekannya yang dikeroyok,"ujarnya di sela-sela paparan penangkapan 25 Kg sabu di Mako Polrestabes Medan.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat memaparkan tangkapan 25 Kg sabu, Rabu (20/10/2021) di Mako Polrestabes Medan. (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA)
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat memaparkan tangkapan 25 Kg sabu, Rabu (20/10/2021) di Mako Polrestabes Medan. (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA) (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA)

Menurut Riko, lima orang (pelaku penganiayaan) telah diamankan Polsek Helvetia. Kini kasus tersebut lalu ditarik ke Polrestabes Medan.

TRAGIS, Remaja Putri 14 Tahun Dirudapaksa dan Disiarkan via Story Facebook oleh Kenalan Medsos

Hari Pertama E-Parking Diterapkan di 22 Titik di Medan, Jukir Akui Pendapatan Menurun 50 Persen

KAHIYANG Ayu Teteskan Air Mata, Hadiri Pemakaman Istri Wakil Wali Kota Medan

TAK TANGGUNG-TANGGUNG, Istri Punya Bukti Perselingkuhan Suami dengan Guru, 100 Video Hotel

FOTO-foto Pembunuhan Sadis di Samosir yang Menggegerkan, Anak Bantai Ayah Kandung dan Aniaya Ibu

SHANDY Aulia Akhirnya Angkat Bicara setelah Pernikahannya dengan David Herbowo Dikabarkan Bermasalah

Informasi dihimpun wartawan, kasus pengeroyokan ini diduga dilatarbelakangi kasus dugaan penggelapan.

Lalu, pada saat memperoleh titik GPS, anggota TNI tersebut mendatangi lokasi untuk menjemput mobilnya yang diduga digelapkan.

Setibanya di lokasi, persisnya di Kawasan Kelambir V Helvetia untuk dan saat meminta mobilnya, Anggota TNI AU tersebut dikeroyok.

Riko melanjutkan untuk penyelidikan lebih lanjut, kelima orang pelaku dibawa ke Polrestabes Medan untuk penyidikan lebih lanjut.

"Dan hari (Rabu) ini sudah ditarik untuk ditangani di Polrestabes," ucapnya.

PEREMPUAN Berambut Pirang Diringkus atas Kasus Edar 25 Kg Sabusabu, Begini Pengakuannya

Sementara itu, sebelumnya Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko merilis hasil tangkapan total 25 Kg Narkotika jenis sabu di Mako Polrestabes Medan, Rabu (20/10/2021).

SNU (30) tersangka tindak kejahatan narkotika saat dipaparkan pada temu pers di Mako Polrestabes Medan, Rabu (20/10/2021)
SNU (30) tersangka tindak kejahatan narkotika saat dipaparkan pada temu pers di Mako Polrestabes Medan, Rabu (20/10/2021) (TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA)

Dalam pengungkapan tersebut, ditetapkan delapan tersangka dan 1 diantaranya perempuan.

Menurut Riko, dari Enam Laporan Polisi (LP) ke-8 tersangka keseluruhannya berkaitan.

INNA LILLAHI, Istri Wakil Wali Kota Medan Tutup Usia 42 Tahun setelah Dirawat di RS Siloam

BOS Indomaret Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipularang, Begini Kronologinya

ISTRI Arya Saloka jadi Bulan-bulanan, Dihujat dan Dimaki-maki hanya Lantaran Apungkan Pertanyaan Ini

AYU Ting Ting Ngaku Tak Punya Uang di ATM, Sebut Sosok Ini yang Pakai Uangnya Beli Barang Branded

TIGA Pemuda Jadi Korban Begal, Sepeda Motor Raib dan Terkena Sayatan Benda Tajam

BBM Langka, Pertamina Sudah Dua Kali Dipanggil Polda Sumut, Ini Alasannya

"Dari 6 LP ini kita berhasil mengamankan 8 orang, yakni 7 laki-laki dan satu perempuan,"ujar Riko Sunarko.

Perempuan tersebut berinisial SNU (30) dengan barang bukti 3,91 Gram sabu yang diamankan di Jalan HM Said Medan Timur.

Hingga kini polisi kata Riko masih mendalami apakah SNU hanya sekedar pemakai atau pengedat sabu.

Menurut SNU dalam keterangannya, dia membeli sabu tersebut untuk dikonsumsi.

Sabusabu tersebut dibelinya dengan biaya Rp 1,5 juta.

Kepada polisi dia mengaku tidak memiliki pekerjaan, meski mampu membeli sabusabu seharga 1,5 juta.

"Berapa belinya waktu itu?," tanya Riko kepada SNU.

"Satu juta lima bratus pak," jawab SNU.

"Enggak kerja. Punya uang satu juta lima ratus buat nyabu. Gitulah ya," timpal Riko menanggapi SNU.

Ada pun hasil penangkapan tersebut, masing-masing barang bukti yang dimiliki tersangka jumlahnya beragam.

"22 Kg diantara 25 tersebut hanya dimiliki satu orang yang mengaku kurir," ujar Riko Sunarko.

Penangkapan oleh Satres Narkoba Polrestabes Medan tersebut dimulai pada 16 September 2021 lalu terhadap 1 tersangka berinisial S (22).

S ditangkap di Daerah Tembung Deli Serdang dengan barang bukti 0,13 Gram sabu.

Kemudian setelah penangkapan S, polisi melakukan pengembangan.

Selanjutnya pada 21 September diamankan dua tersangka yakni GS (43) dan MJ (26) di Jalan Bakul dengan barang bukti 1 Kg sabu.

"MJ sempat melarikan diri saat penangkapan, lalu setelah beberapa hari MJ berhasil ditangkap,"ujar Riko Sunarko.

Sat Res Narkoba Polrestabes Medan lalu melakukan pengembangan.

Pada 30 September berhasil diamankan 3 orang tersangka. Ketiganya adalah HS (26) dengan 2,02 Gram sabu diamankan di Jalan Sei Mencirim Sungal, I (47) dengan barang bukti 9,12 Gram sabu diamankan di Jalan Kompos Medam Sunggal, dan perempuan inisial SNU dengan barang bukti 3,91 Gram sabu yang diamankan di Jalan HM Said Medan Timur.

Sepucuk senjata api jenis Revolver juga diamankan dari I beserta uang tunai sejumlah 41 juta-an.

Menurut tersangka, senjata api tersebut titipan rekannya di Aceh yang dia kenal 3 bulan lalu.

I mengaku mendapatkan senjata api tersebut dari temannya yang baru dikenalnya selama 3 bulan di Langsa, Aceh.

Menurutnya, senjata itu hanya titipan kepadanya dan pemiliknya sedang di Jakarta.

Terkait profesi pemilik senjata tersebut, I tak mau buka suara.

"Tidak tau apa profesinya, dan saya belum pernah menggu akan senjata ini,"sebutnya.

Selanjutnya polisi mengamankan orang 2 tersangka lainnya yakni FS (26) dan EA (38) di Jalan Perkebunan Sei Balai Kabupaten Batubara.

Dari FS diamankan 22 Kg sabu yang akan dibawanya menggunakan mobil toyota Avanza menuju Medan.

"Dan pada 11 Oktober 2021 berhasil diamankan FS. FS memiliki 22 Kg sabu"ujar Riko Sunarko.

(jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved