Akibat Ciuman Kasar Suami di Malam Pertama, Pengantin Wanita Ini Tewas Mendadak, Ini Sebabnya
Seorang pengantin wanita meninggal mendadak pada malam pernikahannya. Penyebab kematiannya ternyata karena ulah suaminya sendiri.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Seorang pengantin wanita meninggal mendadak pada malam pernikahannya.
Penyebab kematiannya ternyata karena ulah suaminya sendiri.
Para dokter di rumah sakit mencoba yang terbaik untuk menyelamatkan pengantin wanita itu, tetapi pengantin wanita tidak selamat dan meninggal pada malam pernikahan.
Menurut informasi yang diposting, insiden memilukan ini terjadi pada pasangan pengantin baru di Lanh Thuy Giang, provinsi Hunan, China.
Baca juga: Kebohongan Suaminya Terungkap di Malam Pertama, Awal Aktris Ini Curiga Wajah Muram Suami
Baca juga: MALAM Pertama Terbongkar Wanita Ini Baru Ketahuan Dijadikan Istri Kedua, Tega Bohongin Aku
Saksi mata mengatakan bahwa setelah melihat para tamu pergi, kedua pengantin dengan cepat masuk ke kamar.
Pengantin pria memeluk dan mencium pengantin wanita dengan ganas.
Namun entah mengapa pengantin wanita tiba-tiba menjadi pucat, anggota tubuhnya dingin.
Dia pun jatuh ke pelukan pengantin pria, jantung dan napasnya berhenti.
Melihat ini, mempelai pria sangat khawatir.
Ia pun segera membawa mempelai wanita ke Rumah Sakit Rakyat Kedua Chengdu untuk perawatan darurat.
Meski sudah dirawat sepenuh hati oleh para dokter, sang pengantin tetap tak terselamatkan.
Dokter mengatakan penyebab kematian pengantin wanita kemungkinan besar adalah ciuman di leher oleh pengantin pria.
Ciuman pengantin pria secara langsung mempengaruhi arteri karotis di bagian luar leher si pengantin wanita.
Diketahui bahwa ini adalah arteri utama di daerah kepala dan leher, dengan koneksi ke otak dan jantung.
Baca juga: SAAT Lesti Kejora Pamer Foto Ciuman dengan Rizky Billar, Komentar Putri Iis Dahlia Jadi Bikin Ramai
Baca juga: Jadi Pergunjingan Setelah Video Ciuman Sama Niko Al Hakim Tersebar, Adhisty Zara Menghilang dari IG
Liu Jianxiong, direktur Departemen Kardiologi, Rumah Sakit Rakyat Kedua Chengdu, mengatakan kepada Ettoday bahwa dua reseptor utama yang mengatur tekanan darah dan detak jantung terletak di sinus karotis dan ginjal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengantin-baru-meninggal-saat-malam-pertama-1.jpg)