Materi Belajr Sekolah
Materi Belajar Biologi Kelas 11: Pengelompokan Sumber Daya Alam yang Dapat Diperbarui
Pada materi ini akan menjelaskan tentang pengelompokan sumber daya alam yang dapat diperbarui.
TRIBUN-MEDAN.com - Sumber daya alam dibagikan dalam jenis bisa diperbarui dan tidak bisa diperbarui.
Sumber daya alam merupakan dari hasil yang terkandung di dalam bumi.
Namun, pada materi ini akan menjelaskan tentang pengelompokan sumber daya alam yang dapat diperbarui.
Sumber daya alam menjadi bahan yang digunakan untuk diolah menjadi berbagai jenis produk yang bisa dikonsumsi oleh manusia.
Sumber daya alam sendiri merupakan segala sumber alam yang mempunyai potensi atau daya dan kemungkinan untuk memberikan kesejahteraan bagi hidup manusia.
Adanya sumber daya alam ini membuat adanya kemudahan bagi manusia dalam melangsungkan kehidupan karena kesejahteraan yang diberikan sumber daya alam.
Sumber daya alam yang bisa diperbarui merupakan sumber daya alam yang bisa dipulihkan kembali setalah melalui proses pemakaian.
Nah, proses pemulihan ini bisa dilakukan dengan cara alami atau dengan bantuan tenaga manusia untuk mengolahnya.
Yuk, kita simak penjelasan mengenai pengelompokkan sumber daya alam yang bisa diperbarui berikut ini!
“Sumber daya alam yang bisa diperbarui terdiri dari banyak ragam, salah satunya sumber daya yang berkenaan dengan kehidupan hewan dan tumbuhan.”
1. Hasil Pertanian
Banyak sumber daya alam yang merupakan hasil pertanian, akan tetapi kita memfokuskan pada hasil pertanian yang memiliki peluang bisnis.
Baca juga: Materi Belajar Kelas 7: Apa Saja Penyebab Terjadinya Tsunami?
Baca juga: Materi Belajar Kelas 7: Potensi Kekayaan Air di Indonesia
Jadi, hasil pertanian tidak hanya untuk kebutuhan pribadi, melainkan bisa diperdagangkan untuk mendapatkan keuntungan.
Berikut beberapa jenis pertanian yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan, yaitu:
• Padi
Padi merupakan hasil pertanian yang poluler karena menjadi bahan makanan pokok bagi sebagian besar rakyat Indonesia.
Indonesia juga mengimpor beras dari negara-negara lain, seperti Vietnam dan Thailand untuk menambah pasokan beras bagi rakyat Indonesia.
• Jagung
Jagung merupakan makanan pokok kedua setelah beras bagi masyarakat Indonesia.
Bagi sebagain penduduk yang tidak mengonsumsi jagung sebagai makanan pokok, hasilnya akan diprioritaskan untuk perdagangan.
Jagung sendiri paling baik tumbuh pada ketinggian 1.500 m di atas permukaan laut dan memiliki suhu udara antara 17o C sampai 25o C.
“Hasil pertanian merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang bisa diperbaharui.”
• Sagu
Sagu juga termasuk ke dalam makanan pokok bagi rakyat Indonesia yang di mana sagu ini didapatkan dari pohon sejenis enau yang diambil intisarinya.
Penduduk Indonesia yang berada di kepulauan Maluku dan Papua menjadikan sagu sebagai bahan makanan pokok mereka.
2. Hasil Perkebunan
Beberapa jenis tanaman yang dihasilkan dari perkebunan di Indonesia, di antaranya:
• Tebu
Tebu merupakan bahan baku dalam pembuatan gula dan spirtus, di mana pohon ini bisa tumbuh di kawasan yang memiliki suhu udara sekitar 20o C sampai 26o C.
Kawasan penghasil tebu di Indonesia yaitu Semarah, Pati, Yogyakarta, Surabaya, Kediri, Sumatra, Kalimantan, Pekalongan, dan Cirebon.
• Kelapa
Kelapa merupakan jenis tanaman yang hampir berada di seluruh wilayah Indonesia, di mana pohon kelapa bisa tumbuh optimal pada suhu udara 24o C sampai 26o C.
Pohon kelapa sendiri memiliki banyak manfaat, di antaranya untuk bahan pembuat minyak goreng, industri sabun, dan membuat margarine.
Baca juga: Materi Belajar Geografi Kelas 11: Pemahaman Tentang Sumber Daya Manusia
Baca juga: Materi Belajar Ekonomi Kelas11: Kesempatan Kerja, Tenaga Kerja, dan Angkatan Kerja
• Kopi
Kopi merupakan minuman yang dikonsumsi oleh sebagaian besar masyarakat Indonesia, di mana di Indonesia ada tiga jenis kopi yaitu arabica, robusta, dan liberica.
“Hasil perkebunan yang ada di Indonesia termasuk ke dalam sumber daya alam yang bisa diperbarui.”
• Teh
Indonesia memiliki banyak pegunungan yang menjadi salah satu syarat bagi tumbuhnya tanaman teh, membuat perkebunan teh banyak di Indonesia.
Beberapa daerah penghasil teh di Indonesia yaitu Jawa Barat, Sumatra Barat, Pematang Siantar, dan Bengkulu.
3. Hutan
Indonesia memiliki hutan yang luas dan bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu hutan alam, hutan buatan, hutan homogen, hutan heterogen, hutan hujan tropis, sabana, dan hutan lindung.
Semua jenis-jenis hutan tersebut tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
4. Peternakan
Peternakan yang ada di Indonesia dipengaruhi oleh keadaan iklim di kawasan yang dijadikan sebagai tempat peternakan.
Peternakan hewan besar seperti sapi, kerbau, atau kuda bisa berkembang baik di kawasan yang memiliki padang rumput yang luas.
Peternakan di Indonesia terbagi menjadi ternak hewan besar (sapi, kerbau, kuda), ternak hewan kecil (kambing, domba, dan babi), serta unggas (ayam, angsa, dan itik).
Nah, itu tadi beberapa pengelompokkan sumber daya alam yang bisa diperbarui di Indonesia yang terbagi ke dalam beberapa sektor salah satunya perkebunan.
(*/tribun-medan.com)
Baca juga: Materi Belajar Sejarah: Sosok dan Perjuangan Sultan Hasanuddin dan Isi Perjanjian Bongaya
Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia: Langlah-langkah Menentukan Ide Pokok dan Contohnya
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bumi-dan-atmosfer.jpg)