News Video

Kasus Covid-19 di Medan Turun, PTMT Tingkat SD Digelar Awal Bulan November 2021

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Ginting berencana akan mengizinkan Sekolah Dasar (SD) untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbata

Penulis: Anisa Rahmadani |

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Ginting berencana akan mengizinkan Sekolah Dasar (SD) untuk melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) awal bulan November.

Dijelaskan Topan apabila hingga akhir bulan tidak ada kenaikan kasus covid-19 di Kota Medan dan tidak ada cluster baru virus covid di tingkat sekolah maka pelaksanaan PTMT tingkat SD akan segera diberlakukan.

"Ini masih akan dirapatkan terlebih dahulu dan pastinya menunggu izin Walikota Medan. Jika nantinya diizinkan dan pihak Dinkes menyatakan Kota Medan terus mengalami angka penurunan covid. Mungkin awal bulan November kita terapkan," ucapnya Selasa (19/1/2021)

Untuk proses penerapan PTMT tingkat SD, dikatakan Topan bahwa skema awal dimulai dari kelas yang paling tinggi terlebih dahulu.

"Kita belajar dari beberapa kota besar yang ada di Jawa dan kita tetap berkoordinasi dan sudah saya laporkan juga kepada Wali Kota Medan bahwa untuk pelaksanaan PTMT jika diberlakukan itu akan dimulai dari kelas yang paling tinggi yakni kelas enam, lima dan empat. Skema awalnya seperti itu dulu," tuturnya.

Sehingga menurut Topan kemungkinan untuk kelas tiga kebawah masih akan tetap melaksanakan pembelajaran daring di rumah.

"Pastinya kita simulasi terlebih dahulu dan nanti akan kita adakan rapat seluruh kepala sekolah tingkat SD dan akan kami buat juga SOP nya karena nanti pasti beda aturannya dengan tingkat SMP," tuturnya.

Disinggung mengenai penerapan PTMT untuk tingkat Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) dan Taman Kanak-Kanak ( TK) dikatakan masih akan tetap melaksanakan pembelajaran daring di rumahnya masing-masing.

" Karena siswa tingkat SMP itu sudah bisa bertanggungjawab dengan dirina sendiri sementara untuk siswa SD itu masih harus lebih intens pengawasannya. Makanya SOPnya berbeda dan guru-guru SD itu harus lebih hati-hati dalam pelaksanaan PTMT," ucapnya.

" Untuk itu kita menerapkan PTMT di tingkat SD itu yang kelasnya paling atas. Karena mereka sudah bisa diatur. Sedangkan kelas tiga ke bawah saja belum diperbolehkan PTMT apalagi yang masih PAUD dan TK," ucapnya.

Diakhir wawancara ia pun berpesan agar sekolah tingkat dasar untuk bersabar menunggu pelaksanaan PTMT ini.

"Kita akan lakukan secara bertahap, kita sama sama ingin kehidupan normal kembali tetapi kita juga harus hitung manfaat dan mudhorotnya. Jangan kota tergesa-gesa yang nantinya menjadi berakibat fatal dan tidak baik membuat merugikan banyak orang," tukasnya

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved