Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar SMP: Kenali Jenis-jenis Penyakit Pada Mata Manusia

Gangguan mata membuat bayangan benda jatuh menjadi tidak tepat di retina.

Ist
Bagian-bagian pada mata 

TRIBUN-MEDAN.com – Pembahasan ini tentang gangguan pada organ mata pad manusia. 

Ada berbagai macam penyakit pada mata manusia. 

Gangguan ini disebabkan oleh berbagai faktor. Gangguan ini menyebabkan cacat pada bagian mata.

Mata adalah salah satu pancaindera sebagai penglihatan.

Cacat mata merupakan penyakit seseorang yang mengalami gangguan pada penglihatannya.

Gangguan mata membuat bayangan benda jatuh menjadi tidak tepat di retina, dan bayangan benda yang jatuh akan terasa jatuh di depan atau di belakang retina.

Penyebabnya karena lensa mata tidak dapat mencembung dengan sempurna ketika melihat.

Penyakit Cacat Mata

Mata mencakup jaringan-jaringan penglihatan, dan berpotensi menimbulkan penyakit kelainan pada mata.

Penyakit cacat mata adalah penyakit mata yang mengalami gangguan penglihatan, dalam mengatasi penyakit cacat mata dapat menggunakan berbagai cara, seperti memakai kacamata lensa sesuai kondisi mata.

Jenis-jenis Penyakit Cacat Mata

Adapun jenis-jenis penyakit cacat mata, sebagai berikut :

Rabun jauh (Miopi)

Rabun jauh atau disebut dengan miopi, merupakan gangguan yang terjadi pada mata, sehingga mata terasa kabur saat melihat sebuah objek.

Rabun jauh ini disebabkan oleh cahaya yang masuk ke mata tidak jatuh pada posisi yang sebenarnya.

Kondisi tersebut mengakibatkan bentuk bola mata menjadi lebih panjang dari bola mata normal sebelumnya.

Rabun jauh ini memerlukan kacamata lensa kotak, jika tidak menggunakan alat bantu kacamata, maka penderita rabun jauh hanya bisa melihat objek ketika objek tersebut sangat dekat dengannya.

Penderita rabun jauh memiliki titik jauh yang tidak terhingga, dan titik dekatnya kurang lebih 25 cm. Penderita ini terbantu dengan menggunakan lensa cekung untuk bayangan tepat yang jatih di retina.

Rabun dekat (Hipermetropi)

Rabun dekat adalah penyakit yan tidak dapat dicegah, namun bisa melindungi mata dengan memakai kacamata untuk melihat objek dari dekat.

Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 7: Fungsi dan Ciri Surat Dinas

Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 7: Fungsi dan Ciri Surat Dinas

Rabun dekat ini terjadi akibat cahaya yang masuk dengan tidak tepat ke dalam retina.

Penderita terkena rabun jauh sebab bola mata yang terlalu pendek atau bentuk kornea tidak berbentuk normal.

Rabun dekat memiliki titik lebih jauh dari titik dekat mata lebih dari 25 cm dan berjarak tidak terhingga.

Penderita rabun dekat ini juga memerlukan kacamata lensa cembung yang dapat membantu bayangan objek semula yang terlihat di belakang retina menjadi tepat di depan retina.

Mata tua (Presbiopi)

Mata tua atau presbiopi adalah kondisi mata yang bertahap pelan-pelan kehilangan kemampuan untuk fokus memandang objek jarak dekat. 

Presbiopi disebabkan karena kelainan refraksi yang terjadi dengan alami akibat proses penuaan usia.

Jarak titik penderita presbiopi ini lebih dekat dari mata normal dengan ukuran 25 cm dan titik jauhnya tidak terhingga.

Presbiopi dapat melihat jelas ketika memakai kacamata lensa rangkap yang ada lensa cekung dan cembung.

Astigmatisma

Astigmatisma adalah penyakit cacat mata yang penglihatannya menjadi kabur, penderita astigmatisme menyebabkan cacat pada lengkungan lensa mata.

Penderita tidak dapat membedakan garis tegak atau datar  jika tidak membantu kacamata lensa silinder.

Penyakit ini dikatakan sebagai penyakit yang berbahaya karena mengganggu aktivitas sehari-hari.

Astigmatisma juga cacat mata yang terjadi ketika cahaya masuk ke mata tidak sempurna dan cahaya tidak bisa melengkung di daerah selaput bening.        

Retinoblastoma

Retinoblastoma merupakan tumor endokular yang terjadi pada mata mengenai syaraf retina, penyakit ini adalah penyakit tumor ganas primer intraocular yang mengakibatkan transformasi.

Penderita ini, terjadi ketika sel retina mata tumbuh dengan cepat dan tidak terkendali.

Baca juga: Materi Belajar Kelas 7: Mengenal Bentuk-bentuk Energi

Materi Belajar Kelas 7: Tokoh-tokoh Perumus UUD 1945, Siapa Saja?

Retinoblastoma sering terjadi pada seorang anak, karena satu orang tua membutuhkan satu  salinan gen yang memutasikan untuk meningkatkan resiko penyakit ini ke anak.

Penyakit retinoblastoma ini akan menyerang anak usia 6 bulan hingga 7 tahun, dan akan mengalami kebutaan atau kematian. Retinoblastoma hanya menyerang bagian retina saja, karena retina terdiri dari sel saraf khusus yang sensitif jika terkena cahaya dan akan menghubungkan ke otak dengan saraf optik.

Katarak kongenital

Katarak kongenital adalah penyakit mata yang sudah didiagnosis sejak lahir, penyakit ini harus menggunakan lensa mata untuk fokus pada cahaya yang masuk ke dalam mata dan menuju ke retina, agar menangkap objek dengan jelas.

Penderita penyakit ini, harus melakukan pengobatan sejak dini untuk mencegah terjadinya kebutaan permanen dan perkembangan tubuh anak. 

Ada beberapa faktor yang mengakibatkan katarak kongenital sebagai berikut :

(1)  Infeksi

Bayi yang baru lahir bisa saja terkena infeksi ketika berada di dalam kandungan.

(2)  Kelainan genetik

Kelainan genetik mengakibatkan lensa mata bayi tidak berbentuk dengan normal. Contoh kelainan genetik adalah sindrom down dan gangguan metabolik.

(3)  Cedera mata

Cedera pada mata menjadi salah satu penyebab pada bayi yang baru lahir, yang mengalami katarak. Hal ini disebabkan karena paparan radiasi mata bayi.

(4)  Efek samping obat

Bayi bisa terkena katarak karena janin sering mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti keadaan hamil, sehingga sering meminum obat untuk dijadikan antibiotik dan mengobati infeksi bakteri.

 (mag4/tribun-medan.com)

Baca juga: Materi Belajar Kelas 7: Dampak Adanya Rotasi dan Revolusi Bumi Pada Kehidupan Manusia

Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia: Penjelasan Teks Puisi

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved