News Video

SEREM Gadis Ini Cacat Permanen Akibat Dipaksa Squat 150 Kali, Cuma Gara-gara Hal Ini?

Peristiwa nahas dialami seorang gadis berusia 14 tahun di China. Ia mengalami cacat permanen setelah melakukan squat 150 kali.

Editor: M.Andimaz Kahfi

SEREM Gadis Ini Cacat Permanen Akibat Dipaksa Squat 150 Kali, Cuma Gara-gara Hal Ini?

TRIBUN-MEDAN.COM - Peristiwa nahas dialami seorang gadis berusia 14 tahun di China.

Dilansir dari Tribunnews.com, ia mengalami cacat permanen setelah melakukan squat 150 kali.

Korban melakukan squat karena dihukum oleh temannya.

Hal itu berawal dari korban yang ketahuan mencuri cemilan di kamar asramanya.

Dilansir dari The Sun, ia bersekolah di SMA Vokasi Xianshi di Provinsi Sichuan, China.

Si ibu bermarga Zhou mengatakan, insiden itu terjadi pada 10 juni pukul 22.00 waktu setempat.

Ketua kelas bermarga Mu menemukan kudapan di ranjang korban.

Ia kemudian memerintahkan korban untuk squat sebanyak 150 kali.

Korban yang tidak diungkap identitasnya itu membantah dirinya telah mencuri camilan itu.

Ia juga mengaku kakinya cedera sejak April 2020.

Namun Mu tidak peduli dan tetap memaksa korban melakukan squat.

Ketua kelas itu pun memaksa korban melakukan squat di bawah pengawasan guru yang marganya Liu.

Korban terus squat tanpa diberi istirahat.

Dampaknya, gadis berusia 14 tahun itu terluka serius.

Ia kemudian harus menjalani operasi di sejumlah rumah sakit di Luzhou dan Chengdu.

Bahkan dari cedera yang dialami, dokter mengatakan gadis itu mengalami cacat permanen.

Korban pun terpaksa menggunakan kruk untuk berjalan.

Selain cacat permanen, korban juga dipalorkan mengalami depresi.

Sekolah sempat menawarkan ganti rugi 109.774 yuan atau sekira Rp 242,2 juta.

Akan tetapi korban menolaknya.

Sekolah kemudian menyatakan mereka akan segera menggelar penyelidikan.

Selain itu, guru yang tak disebutkan namanya itu juga dipecat empat hari setelah dia menghukum gadis 14 tahun itu.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved