AKHIRNYA Amien Rais Bicara Mundurnya Neno Warisman, Agung Mozin dan Sejumlah Kader Partai Ummat

Amien Rais ditinggal pendiri Partai Ummat yakni Neno Warisman dan Agung Mozin.Terbaru, satu per satu pengurus DPD Partai Ummat Depok

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Amien Rais 

Melalui SK dari Kemenkumham dengan nomor: M.HH. Kep. 13.AH.11.01 Tahun 2021, tentang Pengesahan Badan Hukum Partai Ummat, partai itu menyebut siap berkompetisi dalam kontestasi pemilu.

Pendiri Partai Ummat Amien Rais mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas diterbitkannya Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) atas pengesahan Partai Ummat sebagai partai politik.

"Tentu juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menerbitkan SK seperti yang telah dibacakan oleh Ketum (ketua umum) tadi, sehingga kami Partai Ummat dapat ikut meramaikan percaturan politik nasional," kata Amien dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu (28/8/2021) seperti dikutip dari Kompas.com.

Amien mengatakan, Partai Ummat ke depannya akan berusaha untuk mencegah demokrasi tidak merosot menjadi oligarki politik dan oligarki ekonomi.

Sebab, kata Amien, oligarki politik dan oligarki ekonomi hanya akan menghasilkan kemiskinan rakyat yang memilukan.

"Insya Allah Partai Ummat akan berusaha keras untuk mencegah agar demokrasi kita tidak merosot berubah menjadi oligarki politik dan oligarki ekonomi," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi mengatakan, partainya sudah menerima surat pengesahan sebagai partai politik dari Kemenkumham.

Ridho mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan pendirian partai sekitar empat bulan sejak dideklarasikan pada 29 April 2021.

Oleh karenanya, menantu Amien Rais itu mengatakan terbitnya SK Kemenkumham ini adalah titik awal perjuangan dalam menghimpun kekuatan umat.

Ridho Rahmadi mengatakan dengan disahkannya Partai Ummat ini menjadi tonggak awal untuk memperjuangkan keadilan sosial berdasarkan tauhid.

Ia menyebut perjuangan Partai Ummat akan bersungguh-sungguh berjuang untuk kemanusiaan yang adil dan beradab.

"Partai Ummat memegang teguh tauhid islam, yakni keyakinan mutlak pada ketuhanan yang maha esa. Dari keyakinan itu, Partai Ummat siap mengejawantahkan humanitarianisme dan jauh dari Kezaliman dan kebiadaban," kata Ridho dalam pidato peresmian Kantor DPP Partai Ummat di Tebet, Jakarta Selatan," Sabtu (28/8/2021).

Sebagai parpol baru, Partai Ummat akan memperjuangkan persatuan Indonesia.

Usaha itu akan diwujudkan dengan selalu mengedepankan musyawarah untuk mufakat yang menjadi ciri politik islam yang mengadopsi sila keempat Pancasila.

"Partai Ummat akan melawan setiap usaha terbuka atau terselubung yang ingin memecah belah dan mengadu donba sesama anak bangsa," tutur Ridho.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved