Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar PJOK Kelas 11: Gejala, Penularan dan Pencegahan Penyakit HIV/AIDS
Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan virus yang menginfeksi dan menghancurkan sel darah putih manusia.
Fase ketiga yaitu fase AIDS yang merupakan fase terberat dari infeksi HIV.
1. Berat badan menurun drastis, sering demam, diare berat dalam waktu yang lama, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
2. Sulit bernapas dan merasa lelah setiap saat.
3. Terjadi infeksi jamur pada mulut, tenggorokan, dan vagina.
4. Timbulnya bintik ungu pada kulit dan tidak akan hilang.
Penularan HIV/AIDS
1. Seks Bebas
Penularan HIV/AIDS dapat terjadi melalui seks bebas, yaitu hubungan seksual secara bebas seperti tidak menggunakan kondom, baik melalui vagina, anal, maupun oral dan bergangti-ganti pasangan seksual.
Meskipun begitu, seks anal dilaporkan sebagai hubungan yang 10 kali lebih berisiko menularkan HIV dari pada seks vagina dan oral.
2. Penggunaan Jarum Suntik
Penularan jarum suntik dapat terjadi dikarenakan beberapa hal, seperti penggunaan jarum suntik yang bekas, penggunaan jarum suntik secara bersama-sama, dan penggunaan jarum suntik yang telah terkontaminasi darah orang yang terinfeksi HIV.
3. Kehamilan, Persalinan atau Menyusui
Penularan saat kehamilan dapat terjadi melalui plasenta (organ yang terbentuk di dalam rahim pada masa kehamilan).
Sementara pada saat kehamilan, penularan terjadi melalui kontak cairan ibu dan bayi. Dan pada saat menyusui, penularan terjadi melalui ASI.
4. Transfusi Darah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-hivaids.jpg)