Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Matematika Kelas 7: Operasi Hitung Bilangan Bulat dan Penjelasan
Bilangan bulat terdiri dari bilangan cacah, nol, dan negatif. Bilangan bulat terbagi menjadi dua, yaitu positif dan negatif.
TRIBUN-MEDAN.com – Materi belajar matematika Kelas 7 tentang operasi hitung bilangan bulat dan penjelasan.
Bilangan bulat adalah bilangan yang bukan pecahan atau bisa disebut juga dengan bilangan penuh.
Bilangan bulat terdiri dari bilangan cacah, nol, dan negatif.
Bilangan bulat terbagi menjadi dua, yaitu positif dan negatif.
Bilangan bulat positif berada di sebelah kanan dari nol pada garis bilangan, contoh bilangan bulat positif adalah 1, 2, 3, dan seterusnya.
Bilangan bulat negatif berada di sebelah kiri dari nol pada garis bilangan, contoh bilangan bulat negatif adalah -1, -2, -3, dan seterusnya.
Sedangkan nol merupakan bilangan tersendiri dan tidak termasuk dalam bilangan cacah atau bilangan bulat.
Dilansir dari Lumen Learning, sebelah kanan dari nol pada garis bilangan adalah bilangan cacah dan sebelah kiri dari nol pada garis bilangan adalah bilangan bulat negatif.
Semakin ke kanan bilangan cacah maka nilainya semakin besar, sebaliknya semakin ke kiri bilangan negatif maka nilainya semakin kecil.
Cara Menghitung Bilangan Bulat
1. Penjumlahan
Penjumlahan dengan jenis yang sama maka akan menghasilkan jenis yang sama pula.
Jika bilangan positif ditambahkan dengan bilangan positif maka akan menghasilkan bilangan yang positif juga.
Begitu juga dengan bilangan negatif, jika bilangan negatif ditambahkan dengan bilangan negatif maka akan menghasilkan bilangan negatif.
Contoh:
Baca juga: Materi Belajar Sekolah, Teori Penyimpangan Sosial dan Bentuk Perilakunya
Baca juga: Materi Belajar Matematika SD: Macam-macam Bilangan dan Operasi Perhitungan
Bilangan bulat positif (cacah)
7 + 3 = 10
Bilangan bulat negatif
(-2) + (-3) = -5
Sedangkan jika penjumlahan dengan jenis yang berbeda maka hasilnya merupakan hasil pengurangan dan jenisnya ditentukan oleh bilangan yang paling besar.
Jika bilangan yang paling besar adalah negatif maka hasil pengurangannya adalah negatif, sebaliknya jika bilangan yang paling besar adalah positif maka hasil pengurangannya adalah positif.
Contoh:
-5 + 3 = -2
12 + (-2) = 10
2. Pengurangan
Dalam operasi pengurangan, jika bilangan negatif bertemu dengan simbol pengurangan “-“ maka perhitungannya menjadi penjumlahan.
Contoh:
5 – 3 = 2
(-2) – (-4) = (-2) + 4 = 2
Sementara untuk pengurangan dengan jenis yang berbeda dapat dijabarkan dengan contoh berikut.
Contoh:
6 – (-7) = 6 + 7 = 13
(-10) – 15 = 5
3. Perkalian
Dalam perkalian, bilangan positif yang dikalikan dengan bilangan positif maka akan menghasilkan bilangan positif juga.
Sementara jika bilangan negatif dikalikan dengan bilangan negatif maka akan menghasilkan bilangan positif.
Sedangkan jika bilangan positif dikalikan dengan bilangan negatif maka akan menghasilkan bilangan negatif.
Contoh:
Bilangan bulat positif
9 x 9 = 81
Bilangan bulat Negatif
(-3) x (-2) = 6
Bilangan bulat positif dan negatif
3 x (-5) = -15
4. Pembagian
Dalam pembagian, bilangan positif yang dibagikan dengan bilangan positif akan menghasilkan bilangan positif juga.
Sementara jika bilangan negatif dibagikan dengan bilangan negatif maka akan menghasilkan bilangan positif.
Sedangkan jika bilangan positif dibagikan dengan bilangan negatif maka akan menghasilkan bilangan negatif.
Contoh:
Bilangan bulat positif
10 : 2 = 5
Bilangan bulat negatif
(-8) : (-4) = 2
Bilangan bulat positif dan negatif
(-12) : 6 = -2
21 : (-7) = -3
(mag1/tribun-medan.com)
Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia SMP Kelas 7 : Struktur Teks Fabel dan Unsurnya
Baca juga: Materi Belajar Matematika SMP: Rumus Permutasi dan Kombinasi Lengkap Contoh dan Pembahasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pola-bilangan.jpg)