PELAKU Penculikan dan Penganiayaan Fandi Masih Berkeliaran, Keluarga Mau Mengungsi Cari Perlindungan
Khairunnisa, ibu dari Fandi Wahyudi, korban penculikan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Andi dan Daniel merasa cemas soal keamanan anaknya.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Khairunnisa, ibu dari Fandi Wahyudi, korban penculikan dan penganiayaan yang dilakukan oleh Andi dan Daniel merasa cemas soal keamanan anaknya dan dirinya.
Ia mengatakan akan pergi mengungsi ke tempat rekannya agar keluarganya bisa aman.
Hal itu dilakukan karena kedua pelaku, Andi dan Daniel masih berkeliaran.
Keduanya belum juga ditangkap polisi meskipun sudah dilaporkan ke Polresta Deli Serdang.
Sejauh ini merasa mendapatkan teror dari keluarga para pelaku yang memang rumahnya tak jauh dari tempat tinggalnya.
"Rencananya nanti habis dari rumah sakit mau mengungsi biar aman. Kayaknya lingkungan disini gak aman," kata Khairunnisa, ibu korban, Kamis (7/10/2021).
Nisa mengatakan anaknya yang kecil pun sempat diteror oleh pelaku bernama Andi.
Saat itu anaknya hendak ditabrak menggunakan sepeda motornya.
Bahkan akibat kejadian itu anak terakhirnya trauma hingga tak berani keluar rumah.
"Mau ditabrak kemarin itu sama dia. Habis itu trauma dia. Orang tuanya pun gak ada itikad baik ke kami," keluhnya.
Saat dihubungi, Khairunnisa dan Fandi berencana ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi mata anaknya yang luka akibat dihantam kayu hingga berdarah.
Selain itu juga untuk memeriksa kondisi tulang pipinya yang retak.
"Pokoknya habis ke rumah sakit langsung berangkat. Merasa gak aman kami, pelaku belum ditangkap juga," katanya.
Sebelumnya, seorang pemuda bernama Fandi Wahyudi (22), menjadi korban penculikan dan penganiayaan oleh dua orang, Andi dan Daniel.
Ia diculik saat sedang bermain di warnet di Patumbak I lalu dibawa ke sebuah pangkalan pasir di Pantai Kasan. Disitu ia diikat dan dihajar habis-habisan.
Setelah itu ia pun sempat dibawa ke Kecamatan Biru-biru lalu dibuang ke Berastagi, Jalan Jaranguda, dekat Universitas Quality Berastagi.
(cr25/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/fandi-wahyudi-korban-penculikan-dan-penyiksaan-tni.jpg)