Materi Belajar Sekolah
Materi Belajar Bahasa Indonesia: Pengertian Kalimat Majemuk, Jenis Kalimat Majemuk, dan Contohnya
Di bawah ini kita akan menguraikan jenis jenis kalimat majemuk beserta contoh dan penjelasannya, termasuk pengertiannya.
Aku menyukai serial Upin Ipin.
Diah menyukai serial Upin Ipin.
Aku dan Diah menyukai serial Upin Ipin.
Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang merupakan gabungan dua atau lebih kalimat tunggal yang memiliki perbedaan kedudukan.
Berdasarkan kata hubung (konjungsi) yang digunakan, kalimat majemuk bertingkat terbagi menjadi 10 jenis, yaitu sebagai berikut :
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan syarat (kata hubung : jika, kalau, manakala, andaikata, asalkan)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan tujuan (kata hubung : agar, supaya, biar)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan perlawanan/konsesif (kata hubung : walaupun, kendatipun, biarpun, meskipun)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan sebab/penyebab (kata hubung : sebab, karena, oleh karena)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan akibat (kata hubung : maka, sehingga)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan cara (kata hubung : dengan, tanpa)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan alat (kata hubung : dengan, tanpa)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan perbandingan (kata hubung : seperti, bagaikan, alih-alih)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan penjelasan (kata hubung : bahwa)
Kalimat majemuk bertingkat menyatakan kenyataan (kata hubung : padahal)
Untuk lebih jelas mengenai kalimat majemuk bertingkat, perhatikan contoh berikut ini :
Kau pasti bisa menjadi anak yang pandai, asalkan kau rajin belajar.
Aku sengaja pulang bekerja lebih awal hari ini agar bisa menemani ibu pergi ke rumah sakit.
Penggalangan dana itu terpaksa dihentikan karena terjadi kebakaran di gedung tersebut.
Dia selalu menyembunyikan kenyataan bahwa dia adalah anak dari pemilik yayasan ini.
Dalam kehidupan sehari-hari Roni bersikap seperti gelandangan dan tuna susila padahal sebenarnya dia adalah pengusaha.
Kalimat Majemuk Campuran (Koordinatif – Subordinatif)
Kalimat majemuk campuran adalah kalimat majemuk yang merupakan gabungan dari kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat.
Pada kalimat majemuk campuran minimal terdiri dari tiga kalimat tunggal.
Baca : Contoh kalimat majemuk campuran
Berdasarkan predikatnya, kalimat majemuk campuran terbagi menjadi 2 jenis, antara lain :
Kalimat verbal : kalimat majemuk campuran yang predikatnya terdiri dari kata kerja.
Contoh : Ibu memasak.
Kalimat nominal : kalimat majemuk campuran yang predikatnya terdiri dari kata benda, keadaan, dan kata ganti.
Contoh : Nia rajin dan disiplin.
Berdasarkan pengucapannya, kalimat majemuk campuran terbagi menjadi 2 jenis, yaitu :
Kalimat langsung : kalimat yang menuliskan kutipan secara langsung perkataan dari seseorang dengan menggunakan tanda petik.
Contoh : Ayah bertanya padaku, “Dimana kamu menyimpan koran minggu lalu?”
Kalimat tidak langsung : kalimat yang tidak mengutip ucapan dari seseorang secara langsung.
Contoh : Ayah bertanya padaku, dimana aku menyimpan koran minggu lalu.
Demikian penjelasan tentang kalimat majemuk.
Bagi adik-adik yang ingin membaca materi belajar yang lain bisa klik di sini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-bahasa-indonesia.jpg)