Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Sejarah SMP: 5 Kerajaan Islam Tertua di Indonesia

Kehadiran ini telah membawa banyak perubahan dan perkembangan bukan saja pada masyarakat, tetapi juga budaya dan pemerintahan.

Ist
Kerajaan Perlak sebagai kerjaan Islam tertua di Indonesia 

Perang Makassar bukanlah perang antarsuku karena pihak Gowa memiliki sekutu dari kalangan Bugis; demikian pula pihak Belanda-Bone memiliki sekutu orang Makassar.

Perang Makassar adalah perang terbesar VOC yang pernah dilakukannya pada abad ke-17.

Dalam perkembangannya, kesultanan Gowa telah mengalami pasang surut sejak Raja Gowa ke-1, Tumanurung, hingga mencapai puncak keemasannya pada abad ke-17, dan kemudian mengalami masa penjajahan di bawah kekuasaan Belanda.

Sistem pemerintahan Gowa mengalami transisi pada masa Raja Gowa ke-36, Andi Idjo Karaeng Lalolang Sultan Muhammad Abdul Kadir Aidudin, yang menyatakan Kesultanan Gowa bergabung menjadi bagian Republik Indonesia yang merdeka dan bersatu. Sejak itu, Gowa pun berubah bentuk dari kerajaan menjadi Daerah Tingkat II Kabupaten Gowa.

Dengan perubahan ini, Andi Idjo tercatat dalam sejarah sebagai Raja Gowa terakhir dan sekaligus Bupati Kabupaten Gowa pertama.

5. Kerajaan Pagaruyung (1347)
Kerajaan Pagaruyung adalah kerajaan yang pernah berdiri di Sumatra, tepatnya di provinsi Sumatra Barat.

Munculnya nama Pagaruyung sebagai sebuah kerajaan Melayu sendiri tidak dapat diketahui dengan pasti.

Pasalnya, tidak ada Tambo Minangkabau (karya sastra sejarah yang merekam kisah, legenda dan sebagainya) yang memberikan penanggalan dari setiap peristiwa-peristiwa yang diceritakan.

Bahkan jika menganggap Adityawarman sebagai pendiri dari kerajaan ini, Tambo juga tidak secara gamblang menjelaskannya.

Hanya beberapa prasasti yang ditinggalkan oleh Adityawarman, yang bisa menunjukan bahwa ia memang pernah menjadi raja di negeri tersebut, tepatnya menjadi Tuhan Surawasa, sebagaimana penafsiran dari Prasasti Batusangkar.

Pengaruh Islam di Pagaruyung berkembang kira-kira pada abad ke-16, yaitu melalui para musafir dan guru agama yang singgah atau datang dari Aceh dan Malaka.

Salah satu murid ulama Aceh yang terkenal – Syaikh Abdurrauf Singkil (Tengku Syiah Kuala), yaitu Syaikh Burhanuddin Ulakan, adalah ulama pertama yang dianggap telah menyebarkan agama Islam di Pagaruyung.

Pada abad ke-17, Kerajaan Pagaruyung akhirnya berubah menjadi kesultanan Islam.

Raja Islam yang pertama dalam tambo adat Minangkabau disebutkan bernama Sultan Alif.

Dengan masuknya agama Islam, maka aturan adat yang bertentangan dengan ajaran agama Islam mulai dihilangkan dan hal-hal yang pokok dalam adat diganti dengan aturan agama Islam.

Kerajaan ini runtuh pada masa Perang Padri, setelah ditandatanganinya perjanjian antara Kaum Adat dengan pihak Belanda yang menjadikan kawasan Kerajaan Pagaruyung berada dalam pengawasan.

untuk mendapatkan materi-materi belajar lain klik di sini

(*/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved