Materi Belajar Sekolah

Materi Belajar Matematika SMP: Belajar Rumus Peluang Lengkap dengan Contoh Soal

Materi belajar matematika SMP kali ini belajar rumus peluang lengkap dengan contoh soal. 

Ilustrasi
Ilustrasi Rumus Matematika Peluang 

Contoh dari kejadian probabilitas 1 yaitu matahari pasti muncul waktu siang hari, bukan malam hari.

Suatu kejadian yang mempunyai nilai probabilitas 0 merupakan kejadian mustahil atau tidak mungkin terjadi.

Contoh dari kejadian probabilitas 0 yaitu misal sepasang kambing melahirkan seekor sapi.

 

Rumus Peluang

Baca juga: Materi Belajar Bahasa Indonesia Kelas 9: Pahami Jenis-Jenis Pidato Sebelum Mengikuti Perlombaan

Baca juga: Materi Belajar IPA Kelas 8: 5 Organ Penting Pada Tumbuhan Serta Fungsinya

Baca juga: Materi Belajar IPA Kelas 7: Mengenal Lapisan Bumi Berdasarkan Lapisan dan Susunan Kimianya

Probabilitas/Peluang suatu kejadian A terjadi dilambangkan dengan notasi P(A), p(A), atau Pr(A).

Sebaliknya, probabilitas [bukan A] atau komplemen A, atau probabilitas suatu kejadian A tidak akan terjadi, adalah 1-P(A).

Untuk menentukan rumus peluang kejadian menggunakan ruang sampel (biasanya disimbolkan dengan S) dan suatu kejadian.

Jika A adalah suatu kejadian atau peristiwa, maka A adalah anggota dari himpunan ruang sampel S. Peluang kejadian A adalah:

P(A) = n(A)/ n(S)

Keterangan:
N(A) = banyak anggota himpunan kejadian A
n(S) = banyak anggota dalam himpunan ruang sampel S

 

Contoh Soal Rumus Peluang

Contoh Soal 1:

Sebuah dadu dilempar satu kali. Tentukan peluang ketika:

a. Kejadian A munculnya mata dadu dengan angka prima

b. Kejadian munculnya mata dadu dengan jumlah kurang dari 6

Jawab:

Percobaan melempar dadu menghasilkan 6 kemungkinan yaitu munculnya mata dadu 1, 2, 3, 4, 5, 6, sehinga dapat dituliskan bahwa n (S)= 6

a. Pada pertanyaan munculnya mata dadu prima, yaitu peristiwa angka yang muncul merupakan bilangan prima, yaitu 2, 3, dan 5. Sehingga dapat dituliskan jumlah kejadian n(A) = 3.

Jadi nilai peluang dari kejadian A tersebut adalah sebagai berikut:

P(A) = n(A)/ n(S)

P(A) = 3/6 = 0,5

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved