Putri Nia Daniaty Bongkar Agustin Merekrut 225 Orang, Ada Bukti Transfer, Oi tak Tau Penipuan CPNS

Putri penyanyi Nia Daniaty tersebut mengaku hanyalah menjalankan usahanya, yakni membuka tempat les untuk masuk CPNS

Editor: Salomo Tarigan
bkdtrenggalek/tribunjabar/ilustrasi
ilustrasi 

Olivia Nathania menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan jumlah korban 225 orang dan kerugian mencapai Rp 9,7 Miliar. 

Namun, Olivia Nathania sadar bahwa semua pembelaannya akan sia-sia.

Hanya saja ia kaget dilaporkan ke polisi atas kasus yang diklaim olehnya tidak pernah ia lakukan.

Olive dan Nia Daniaty
Olive dan Nia Daniaty (google image via tribunnews)

"Tapi memang saya membuka tempat les untuk masuk CPNS," tambahnya.  

Dalam laporan tersebut, wanita yang akrab disapa Oi itu diduga telah mengajak 225 orang untuk ikut bergabung ke tempat les untuk masuk ke CPNS.

"Ini tempat les ya, bisa dicek ada tempatnya, pengajarnya ada, saya menerima uang dari les itu sebesar Rp 25 juta perorang," ucapnya.

"Dengan nilai buat apa ya wajar saya ada untung. 25 juta buat pengajar, sewa tempat, dan lain-lain," sambungnya.

Meski menggelar tempat les masuk CPNS, anak dari Nia Daniaty dan Mohammad Ihsam itu tidak pernah melakukan pengrekrutan dan bujuk rayu.

"Semua dilakukan oleh pak Karnu sebagai pelapor dan ibu Agustin yang mengaku korban. Saya kenal dengan Ibu Agustin, dia yang mengajak semuanya," jelasnya.

Oi menceritakan kalau Agustin membuka harga kepada orang yang mau ikut lesnya sebesar Rp 40 juta sampai Rp 50 juta.

"Yang disetorkan ke kantor itu Rp 25 juta. Sisanya buat dia. Pelapor Pak Karnu juga sama, pernah mengajak orang masuk ke tempat les," kata Agustina Susanti.

"Kami luruskan, pelapor bernama pak Karnu dan korban Agustina ini adalah yang mengajak orang-orang masuk ke tempat les yang dimiliki oleh Oi," ucap Susanti.

"Ya mereka mengiming-imingi bisa masuk dan lolos menjadi CPNS," tambahnya

Olivia Nathania melanjutkan, mengenai korban bernama Agustin, ia menegaskan kalau Agustin bukan lah korban.

"Jadi saya jelaskan Ibu Agustin bukan korban. Melainkan dia yang merekrut orang orang tersebut. Saya tidak pernah bertemu langsung dengan orang orang yang dia sebutkan," jelas Olivia Nathania.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved