Besok, Jagoan Wushu Sumut Juwita Niza Wazni Berpeluang Raih Medali Emas PON Papua 2021
Sebagai penampil pertama dari tujuh peserta, Niza berhasil memperagakan jurus–jurus Nanquan dengan baik, dan ia pun mendapat nilai tertinggi 9.68.
TRIBUN-MEDAN.com, PAPUA - Pewushu putri andalan Sumut, Juwita Niza Wazni membuka harapan meraih medali emas di pentas PON ke-20 2021 Papua, setelah mencatat poin tertinggi pada pertandingan nomor Nanquan putri, Rabu (29/9/2021) pagi WIT di GOR Futsal Dispora Merauke.
Niza pada perlombaan yang turut disaksikan Sekum KONI Sumut, Chairul Azmi Hutasuhut, Sekum Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumut, Heriyanto, tim manajer, Harianto Tan dan komunitas masyarakat batak di Merauke mampu tampil maksimal.
Sebagai penampil pertama dari tujuh peserta, Niza berhasil memperagakan jurus–jurus Nanquan dengan baik, dan ia pun mendapat nilai tertinggi 9.68.
Pewushu putri Sumut lainnya yang juga bermain di nomor ini, Dessy Indri Astuti sementara berada di posisi keempat dengan nilai 9.14.
Urutan kedua dan ketiga ditempati Sherly Velika dari Jateng (9.57) dan Benedicta Rafaella asal Jatim (9,37).
Niza dan Dessy akan tampil kembali pada nomor Nan Dao, Jumat (1/10/2021) besok. Gabungan nilai nomor Nangquan dan Nan Dao ini akan menentukan perolehan medali.
Pada nomor Nanquan putri, andalan Sumut Harris Horatius mendapat hasil kurang menggembirakan. Dalam penampilannya kemarin, Harris mendapat pengurangan nilai setelah pendaratannya kurang mulus, sehingga ia hanya mendapat nilai 9.45.
Tempat pertama diduduki Wiliam Ajinata asal Jatim (9.68), disusul Yofan dari Jateng (9.46).
Peluang Harris untuk memperoleh medali masih terbuka, dengan syarat ia bisa mengumpulkan nilai maksimal di nomor Nan Gun.
"Semoga saja pada nomor Nan Gun nanti Harris tampil lebih baik. Karena penentuan perolehan medali adalah gabungan Nangquan dan Nan Gun," kata Sekum Pengprov WI Sumut, Heriyanto, Kamis (30/9/2021).
Di nomor taijijian (taiji pedang) putra, atlet Sumut, Fredy Wijaya sementara menempati peringkat kedua dengan nilai 9.65. Sementara rekannya, Nicholas berada di tempat ketiga dengan nilai 9.55. Tempat pertama nomor ini diduduki Bobie Valentius Gunawan (9.70).
Fredy Wijaya dan Nicholas akan kembali bertanding hari ini, Kamis (30/9/2021) di nomor taijiquan (taiji tangan kosong), untuk menentukan perolehan medali di nomor gabungan ini.
Sementara di taijian putri, peluang atlet Sumut, Dwi Arimbi cukup berat, karena nilai yang didapatnya di nomor taijijian cukup jauh, hanya 8.60.
Di nomor itu, sementara memimpin adalah Alisya Mellynar asal Jatim (9.67), disusul Alexandra dari Jateng (9.64) dan Zefanya Adelia dari Yogyakarta (9.62).
Di nomor changquan putra yang langsung memainkan babak final, andalah Sumut, Charles Susanto harus puas berada di tempat ke empat dengan torehan nilai 9.65.