Jatah Makan Harimau Berkurang, Wali Kota Minta PUD Pembangunan Medan Penuhi Kebutuhan Medan Zoo

Kondisi harimau sumatera Baringin kembali membuka perbincangan tentang manajemen Medan Zoo.

TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Baringin, harimau sumatera di Medan Zoo yang sedang sakit, Jumat (24/9/2021).(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Harimau sumatera bernama Baringin yang menghuni Medan Zoo sedang sakit. Foto satwa dilindungi ini dalam kondisi kurus telah beredar dan menimbulkan simpati.

Dokter hewan Medan Zoo, dr Yona mengatakan, saat ini harimau Sumatera yang berusia sepuluh tahun itu sedang sakit. Selain itu, sejak masa pandemi, jatah makanan untuk satwa di Medan Zoo juga dikurangi.

Kondisi harimau sumatera Baringin kembali membuka perbincangan tentang manajemen Medan Zoo.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengaku pengelolaan Medan Zoo saat ini belum maksimal.

"Pengelolaannya itu kan sudah dalam bentuk badan usaha. Harusnya dikelola, namun hari ini kita tahu bagaimana pengelolaannya masih minim. Jadi kesulitan-kesulitan sering kali terjadi," ujarnya, Jumat (24/9/2021). 

Bobby mengatakan ada banyak perusahaan yang memberikan sumbangan kepada Medan Zoo terkhusus untuk membantu pemberian pakan satwa. 

"Makanya banyak yang memberikan sumbangan banyak yang memeberikan CSR, kemarin kita juga beberapa waktu lalu mendapatkan CSR itu beberapa kilogram daging ayam untuk makanan harimau dan satwa lainnya," katanya.

Bobby Nasution berharap untuk kedepannya Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan dapat memenuhi kebutuhan Medan Zoo. 

"Ini harus bisa memenuhi kebutuhan sendiri jika sudah menjadi badan. Pemko sudah tetapkan direksinya," tuturnya. (cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved