Preman Sok Jago
Pedagang yang Dipalak Preman Sok Jago Diminta Damai, Korban: Enak Aja, Enggak Lah
Korban pemerasan preman di Pasar Sambu Baru diminta cabut laporan oleh keluarga preman yang memalaknya
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Roni (29), preman Pasar Sambu Baru yang menantang polisi akhirnya ditangkap Polsek Medan Barat.
Setelah ditangkap, gaya arogan pelaku saat mengancam pedagang pun berubah drastis.
Roni memasang wajah memelas.
Begitu juga dengan perempuan bernama Selfi (35) yang saat kejadian bersama pelaku cuma tertunduk lesu.
Baca juga: Preman Penantang Polisi Loyo saat Ditangkap, Kapolsek: Tadi Garang Kali, Sekarang Gimana?
Setelah ditangkap, ternyata keluarga pelaku minta korbannya Dameria Hutauruk untuk mecabut laporan.
"Semalam pas saya proses buat laporan, ada suami dari salah satu pelaku yang jumpai Ketua (pedagang) saya di luar ruangan," kata Dameria, Kamis (23/9/2021).
Keluarga pelaku meminta agar Dameria mencabut laporan.
"Mereka memohon cabut laporan karena anaknya masih kecil. Cuma ketua ku bilang, gimana aku enggak marah, orang diganggu terus sama OKP yang sama terus," kata dameria.
Dameria pun menegaskan, dirinya tidak akan melakukan hal itu.
Baca juga: Polda Sumut Sentil Kapolsek dan Kanit Sunggal yang Blokir WA saat Dikonfirmasi Kasus Premanisme
Dia ingin memberi efek jera terhadap pelaku.
"Enak aja mau cabut (laporan). Enggak lah," tegasnya.
Hari ini Dameria pun akan kembali ke Polsek Medan Barat untuk memproses lebih lanjut laporannya.
Tetapi ia mendapatkan kendala.
"Tadi polisi minta keterangan dua orang saksi. Nah, pedagang yang ada di sana tadi sudah ku ajak, tapi enggak ada yang mau. Makanya ini bingung masih gimana caranya," ungkapnya.
Baca juga: Makin Beringas, Preman Tantang Polisi untuk Menangkapnya saat Palak Pedagang
Dameria pun menjelaskan ada dua laporan yang akan dibuatnya, pertama perihal pungutan liar dan kedua soal pengancaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapolsek-medan-barat-akp-tina-pulitawati.jpg)