PENYEBAB Kebakaran Warung Bakmie Topui di Jalan Sutomo
"Korban jiwa tidak ada. Hanya sekitar 5 menit kami tiba di lokasi. Terpaksa dibuka paksa pintunya, ini kan besi semua,"
TRIBUNMEDAN, MEDAN - Penyebab kebakaran warung Bakmie Topui di Jalan Sutomo, Kecamatan Medan Timur, diduga karena korsleting listrik.
Dinas Pencegahan Pemadaman Kebakaran (PPK) Kota Medan Albon Sidauruk menjelaskan bahwa kebakaran Ruko tiga lantai tersebut dikarenakan arus pendek listrik.
"Korsleting, arus pendek listrik. Itu yang diduga penyebab kebakarannya," katanya kepada Tribun Medan Selasa (21/9/2021).
Ia menyebutkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Namun, pihaknya sempat mendapatkan kesulitan saat membuka pintu ruko yang terbuat dari besi.
"Korban jiwa tidak ada. Hanya sekitar 5 menit kami tiba di lokasi. Terpaksa dibuka paksa pintunya, ini kan besi semua, ada yang sampai dibongkar tadi itu kesulitannya," sebutnya.
Albon menuturkan, kebakaran tersebut hanya terjadi di lantai satu.
Belum sempat merambah ke lantai lainnya.
Pihaknya pun menurunkan tiga unit mobil Damkar ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
"Armada yang kita kerahkan ada tiga unit. Hanya dilantai satu yang terbakar, lantai dua tidak ada. Korban jiwa tidak ada," katanya.
Amatan Tribun Medan, saat ini api di lokasi mulai padam.
Tampak beberapa personel pemadam kebakaran sedang sibuk membereskan peralatannya.
Tampak di dalam ruko beberapa peralatan, seperti kursi, meja, tempat memasak dan beberapa perabot lainnya hangus terbakar.
Sebelumnya, debuah rumah toko (Ruko) tiga lantai di Jalan Sutomo, Kecamatan Medan Timur, nyaris ludes dilalap si jago merah Selasa (21/9/2021).
Beruntung, warga cepat mengetahui kejadian tersebut dan petugas Damkar segera tiba di lokasi.
Seorang saksi mata, Lambok Lumban Turwan mengatakan kejadian tersebut terjadi sekira pukul 14.10 WIB.
Saat itu, ia dan para warga lainnya panik melihat dari dalam ruko mengeluarkan asap tebal.
"Jam 14.10 WIB tadi kejadiannya. Apinya nggak, nampak cuma asap saja yang tebal keluar dari dalam. Sempat paniklah warga di sini," kata Lambok kepada Tribun Medan, Selasa (21/9/2021).
Ia menjelaskan, melihat kondisi asap para warga langsung mencoba membuka pintu ruko yang terkunci, karena pada saat itu pemilik ruko sedang tidak berada di dalam.
"Rukonya tutup, nggak ada orang. Kami coba buka pintu besinya," sebutnya.
Lebih lanjut, Lambok mengatakan tidak lama petugas kebakaran tiba di lokasi dan langsung mendobrak pintu besi ruko tersebut.
"Sekitar 15 menitlah pemadam tiba. Sekitar 15 menit juga apinya padam," katanya.
(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/suasana-di-depan-ruko-yang-terbakar-setelah-apinya-padam_.jpg)