Preman Pungli Pedagang
BREAKING NEWS Wanita Pedagang Sayur di Pajak Gambir Ditendang Preman karena Tolak Beri Uang
Korban yang diketahui bernama Liti Wari Gea itu dianiaya oleh preman karena menolak memberikan uang lapak.
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sebuah rekaman video menunjukkan seorang pedagang sayur wanita di pajak Gambir, Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, menjadi korban pemalakan beberapa orang preman pada Minggu, (5/9/2021) pagi.
Tak tanggung-tanggung, korban yang diketahui bernama Liti Wari Gea itu dianiaya oleh preman karena menolak memberikan uang lapak..
Bahkan ia ditendang oleh preman berbadan tegap saat tersungkur ke tanah sambil berteriak-teriak histeris.
Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa pria berkaus hitam terlibat cekcok dengan pedagang pasar.
Seorang perekam video pun sempat diintimidasi oleh pelaku lantaran terus mengabadikan momen pemalakan tersebut.
"Udah kau matikan?" Tanya seorang pria berkaus hitam.
Lalu yang merekam mencoba meyakinkan meski terus melanjutkan rekaman.
"Udah lo," ucapnya.
Pria berkaus hitam menjawab sambil menaruh curiga.
"belum, belum," sentaknya.
Berdasarkan informasi yang diterima Tribun Medan, pelaku bernama Beny Cs bersama teman-temannya sudah dua kali meminta uang kepada penjual sayur mayur tersebut.
Namun sekitar pukul 07:00 WIB mereka tidak menghiraukan.
Sekitar pukul 08:45 WIB mereka kembali dan terjadi keributan.
(cr25/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/liti-wari-gea-pedagang-sayuran-yang-berada-di-pajak-gambir.jpg)