AKHIRNYA Saipul Jamil Bicara Tanggapi Boikot Sasaran Kritik, Disambut bak Pahlawan Keluar Penjara

Saipul Jamil akhirnya menanggapi soal dirinya yang menuai banyak pro dan kontra usai keluar dari penjara.

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI
Penyanyi dangdut Saipul Jamil usai bebas dari penjara Lapas Kelas 1 Cipinang, Jakarta Timur, Kamis, (2/9/2021). Kemudian diarak naik mobil sedan mewah berwarna merah. 

Dilansir dari situs change.org, petisi tersebut dibuat oleh akun Lets Talk and Enjoy.

Petisi tersebut berisi seruan memboikot Saipul Jamil di berbagai platform dan acara televisi.

"Boikot Saipul Jamil mantan narapidana pedofilia, tampil di televisi nasional dan YouTube," demikian seruan petisi tersebut.

Baca juga: Bak Patahkan Isu Kebangkrutan Usai 5 Tahun di Penjara, Saipul Jamil Ternyata Punya Rumah Mewah

Melalui petisi tersebut, warganet berharap Saipul Jamil tak lagi diberi 'panggung' di dunia hiburan.

Mereka juga mengaku masih geram dengan tindakan Saipul Jamil yang telah mencabuli anak di bawah umur berinisial DS beberapa tahun silam.

Sementara itu, penyambutan bebasnya Saipul Jamil rupanya juga menuai sorotan dari pakar hukum pidana, Abdul Fickar Hajar.

Abdul Fickar Hajar mengaku heran melihat acara penyambutan kebebasan Saipul Jamil.

Saipul Jamil usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor. Saipul Jamil Dikabarkan Bebas Bulan Depan
Saipul Jamil usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor. Saipul Jamil Dikabarkan Bebas Bulan Depan (TRIBUNNEWS.COM/REGINA)

Hal itu diungkapkan Abdul Fickar Hajar di video yang diunggah di YouTube Intens Investigasi, Jumat (3/9/2021).

"Kita heran kenapa masyarakat ini terutama para penggemar si artis itu," kata Abdul Fickar Hajar.

"Padahal dia dihukum karena melakukan tindak pidana yang perbuatan tercela sebenarnya," imbuhnya.

Abdul Fickar Hajar menyayangkan sikap orang-orang yang menyambut kebebasan Saipul Jamil secara berlebihan.

Baca juga: Mendapat Remisi 30 Bulan, Saipul Jamil Bebas, Kembali Petentang-petenteng Usai Kembali ke Rumah

"Tindak pidana yang bisa merusak seumpama masa depan anak-anak dan sebagainya, itu yang sangat saya sayangkan.

Karena itu saya mengambil kesimpulan, nggak nyambung antara nilai-nilai yang seharusnya dianut oleh masyarakat melihat perbuatan jahat seperti itu, dengan kegemaran orang pada seorang artis," pungkasnya. (sep/tribun-medan.com/Tribunnews.com/Mohammad Alivio)

Baca juga: MASIH Ingat Ulfa Dinikahi Usia 12 Tahun oleh Syekh Puji, Kini Cantik Modis Tapi Wanita Lain Nyesal

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved