KASIHAN Kondisi Pria Korban Aksi Penembakan Kawanan Perampok Toko Emas Simpang Limun

Kondisi tukang parkir yang menjadi korban penembakan kawanan perampok masih dalam perawatan di RS Bhayangkara TK II, Medan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Salomo Tarigan
TRIBUN-MEDAN.com/Fredy Santoso
KOndisi Julianus Simanungkalit atau Erwin, korban penembakan kawanan perampok Toko Emas, Kamis (26/8/2021). Erwin kini dirawat di RS Bhayangkara Medan TK II, Jalan KH Wahid Hasyim 

"Kejadian pukul 14.15 atau 14.30 WIB. Diduga lebih dari dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor dan senjata api," katanya kepada awak media saat memantau ke lokasi.

"Ada letusan ada tiga selongsong yang kita amankan. Saat ini petugas kami sedang bertugas bergabung dengan Polrestabes Medan. Kemudian kita memanggil labfor dan inafis," sambungnya.

Polisi melakukan olah TKP pascaperampokan toko emas di Simpang Limun, Kamis (26/8/2021).
Polisi melakukan olah TKP pascaperampokan toko emas di Simpang Limun, Kamis (26/8/2021). (TRIBUN MEDAN/FADLI)

Dikatakan saat ini ada satu korban luka tembak yang dirawat di rumah sakit. Ia pun mengatakan akaan mengecek informasi tukang parkir yang dikabarkan kena tembak.

"Korban luka tembak, pemilik toko emas. Apakah dia karyawan, tapi dia berada di salah satu toko emas itu. Korban hanya satu masih dalam perawatan di rumah sakit," bebernya.

Ia menjelaskan dari tindakan perampokan ini ada emas yang hilang.

Namun total kerugian masih dikalkulasikan oleh pihaknya.

Sementara ini juga, pihaknya belum dapat mengatakan aksi perampokan ini ada kaitannya dengan terorisme.

"Sementara belum, kami masih melakukan penyelidikan," sebutnya.

Polisi melakukan olah tempat kejadian perampokan, Kamis (26/8/2021).(TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA)
Polisi melakukan olah tempat kejadian perampokan, Kamis (26/8/2021).(TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA) (TRIBUN MEDAN/M FADLI TARADIFA)

Seorang kena Tembak

Seperti diberitakan, akibat perampokan tersebut, seorang  juru parkir menjadi korban penembakan.

Ia tertembak dibagian leher sebelah kanannya.

Pantauan di RS Estomihi Medan yang tak jauh dari lokasi, jukir bernama Erwin sempat dibawa ke RS tersebut. Namun karena peralatan tidak memadai langsung dibawa ke RS Mitra Sejati, di Jalan Ah Nasution.

Seorang saksi mata mengatakan juru parkir ditembak oleh kawanan perampok lantaran mencoba menghalangi pelarian mereka usai menggasak toko emas di dalam pasar.

Saat itu ia yang melihat kawanan perampok berusaha kabur langsung melempar mereka dengan kayu.

Perampok yang terkena langsung menembak jukir tersebut hingga terkapar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved