Kesaksian Ajat Lihat Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak, Wanita Cantik Ini Ditemukan Tanpa Busana

saat itu, warga digegerkan dengan penemuan Tuti dan Amalia yang sudah tidak bernyawa di dalam bagasi mobil

Editor: Dedy Kurniawan
ISTIMEWA/FACEBOOK
Kecantikan Amalia Mustika Ratu. 

TRIBUN-MEDAN.com  -  Sejumlah keganjilan dalam kasus pembunuhan Ibu dan Anak di Subang mulai terkuak. 

Diketahui Tuti (55) dan anaknya Amalia Mustika Rahayu (24) ditemukan tewas dalam mobil mewah.

Polisi mulai menguak hasil keterangan sejumlah saksi yang diperiksa dan juga hasul Visum dan olah TKP.

Baca juga: Wanita Ini Sosok Berpengaruh Afghanistan, Kini Paling Dicari Taliban Jadi Target Pembunuhan

Dari hasil pemeriksaan salah seorang saksi bernama Ajat. 

Baca juga: Pasangan Artis Ini Mendadak Terbang ke Medan : Tunggu Ade, Ya Ayah, Pengin Peluk

Dari keterangan Ajat ke Polisi, satu jam sebelum suami korban bernama Yosef menemukan mayat bersimbah darah dalam mobil, ternyata Ajat melihat mobul itu bergeser.

Mobil itu dari pengelihatan Ajat berubah posisi. Selain itu, Ajat juga melihat mobil itu bergerak.

Baca juga: BARU Juga Lahiran, Nella Kharisma Bikin Fans Ngilu, Aksi Nekadnya Undang Rasa Was-was

Sejam kemudian setelah dia balik, ia mengetahui kalau dua korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh Yosef.

Kemudian dari hasil Visum pihak rumah sakit, diketahui juga kalau sang ibu dibunuh terlebih dahulu.

Tuti dihabisi sekitar lima jam sebelum Amalia Mustika Ratu.

Jika dirunut kembali dari ditemukannya korban, berarti sang ibu dibunuh sekitar tengah malam. 

Sebab Ajat melihat pelaku menggeser mobil sekitar Pukul 06.00 WIB, sementara mayat ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB.

Selain itu, Polisi juga mengungkapkan kalau Amelia saat ditemukan dalam kondisi tanpa busana.

Kuat dugaan, pelaku sengaja memburamkan kasus ini sehingga polisi mengalami kesulitan dalam penyelidikan.

Baca juga: Wanita Ini Viral Temani Suami Nikah Lagi, Kini Temani Suami Cerai, Pesan ke Si Madu Jadi Sorotan

Pengakuan Saksi

Titik terang kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang didapatkan dari seorang saksi yang turut diperiksa kepolisian.

Saksi tersebut ternyata sempat melihat terduga pembunuh ibu dan anak itu satu jam sebelum jasad korban ditemukan.

Saksi bernama Ajat itu bahkan sempat mengamati gerak-gerik sosok misterius yang diduga sebagai pembunuh ibu dan anak di Subang.

Diwartakan sebelumnya, tragedi pembunuhan yang terjadi di Subang menggegerkan khalayak.

Nasib tragis dialami ibu dan anak masing-masing bernama Tuti (55) dan Amalia Mustika Rahayu (24).

Baca juga: Henny Rahman Pamer Suapi Anak Alvin Faiz, Curhat Pilu Larissa Chou Ibu Kandung jadi Sorotan

Keduanya ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Ciseuti, Desa Jalan Cagak, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021).

Jasad ibu dan anak itu pertama kali ditemukan oleh suami sekaligus ayah korban, Yosef (Y).

Penemuan jasad ibu dan anak turut disaksikan oleh Kepala Desa setempat.

Indra Jenal, Kepala Desa Jalan Cagak menyebut dirinya tahu ada penemuan jasad dari suami korban, Yosef.

Laporan itu ia terima pada pukul 07.30 WIB hari ini, Rabu (18/8/2021).

"Awalnya saya mendapatkan laporan dari suaminya Tuti, bahwa sekitar pukul 07.30 WIB istri serta anaknya ditemukan tewas dengan kondisi banyak darah di dalam bagasi belakang mobil," kata Kepala Desa Jalan Cagak Indra Jenal saat ditanya wartawan, Rabu (18/8/2021).

Satu jam sebelum jasad Tuti dan Amalia ditemukan oleh Yosef, seorang warga bernama Ajat rupanya sempat lewat di depan rumah korban.

Amalia Mustika Ratu, gadis korban pembunuhan di Subang
Amalia Mustika Ratu, gadis korban pembunuhan di Subang (Kolase Tribun Medan)

Ajat lantas mengaku sempat melihat terduga pembunuh Tuti dan Amalia.

Untuk diketahui, Ajat turut menjadi saksi kepolisian atas ditemukannya kedua jasad Tuti dan Amalia.

Ajat (46) merupakan warga dari Dusun Ciasem, Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.

Tepat pukul 06.00 WIB, Ajat sempat melihat mobil jenis alpard tersebut sedang parkir, pada Rabu (18/8/2021).

"Waktu itu saya mau beli bubur ke Jalan Cagak sekitar jam 6 pagi waktu saya melintas rumah tersebut memang mobil tersebut sedang parkir memutarkan mobil," kata Ajat saat ditemui di kediamannya, Selasa (24/8/2021).

Lewat depan rumah Tuti, Ajat pun melihat sosok misterius tersebut sedang melakukan proses parkir.

Ajat menjelaskan bahwa proses parkir tersebut berawal dari memundurkan mobil sampai dengan memutar balikan posisi mobil.

Ajat pun melihat momen saat mobil tersebut kembali ke dalam halaman parkir dari rumah Tuti.

"Awalnya kan kepala mobilnya keatas itu terus saya melihat mundur terus dia ke halaman tanah kosong yang samping buat muterin mobil kayaknya," tutur Ajat.

Melihat ada mobil Alphard diparkirkan di rumah Tuti, Ajat tak curiga.

Ajat langsung melanjukan perjalanannya tersebut.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 07.30 WIB Ajat terkejut.

Ajat kaget, di saat dirinya kembali pulang, situasi di rumah Tuti sudah ramai dengan warga sekitar.

Rupanya saat itu, warga digegerkan dengan penemuan Tuti dan Amalia yang sudah tidak bernyawa di dalam bagasi mobil jenis alpard.

"Waktu itu memang saya tidak ada curiga apa-apa saat melintas, waktu saya pulang ko di rumah itu sudah banyak warga rame-rame ternyata kata warga ada yang tewas di dalam bagasi mobil," ucap Ajat.

Kecurigaan Polisi

Dalam tayangan Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Kapolres Subang AKBP Sumarni mengurai hasil temuan polisi.

Polisi menduga kuat pelaku pembunuhan Tuti dan Amelia adalah orang dekat yang mengenal baik korbannya.

Terkait dugaan tersebut, polisi punya tiga alasan.

Baca juga: Kartika Damayanti Serangan Balik, Laporkan Ayu Ting Ting ke Polisi, Anak Ayah Rozak akan Diperiksa

Pertama, polisi menduga pelaku pembunuhan ibu dan anak itu adalah orang dekat karena tidak ditemukannya kerusakan di pintu rumah korban.

"Karena berdasarkan olah TKP seperti yang kita sampaikan, dari pintu masuk, pintu depan maupun pintu belakang tidak terjadi kerusakan," kata AKBP Sumarni dilansir TribunnewsBogor.com pada Senin (23/8/2021).

Alasan kedua adalah karena tidak banyak barang korban yang hilang.

Hingga kini, polisi baru menemukan satu barang yang hilang yakni ponsel korban.

Ketiga, polisi menduga pelaku pembunuhan adalah orang dekat karena mobil korban masih utuh.

"Barang berharga juga tidak ada yang hilang. Mobil juga masih lengkap. Jadi Kami duga ini pelaku kenal dan mudah untuk masuk ke TKP atau rumah korban," ungkap AKBP Sumarni.

Karenanya, pihak kepolisian mengaku sudah punya titik terang atas kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut.

Namun polisi belum mau mengungkapnya ke publik lantaran masih mencari bukti kuat yang lain.

"Kami sudah punya titik terang. Cuma Kita belum bisa sampaikan ke publik. Kita masih mengumpulkan barang bukti," akui AKBP Sumarni.

Hingga saat ini, pihak kepolisian sudah memeriksa 20 orang saksi.

Termasuk di antaranya suami dan ayah korban yakni Yosep, kakak korban, serta istri muda Yosep.

"Ada sekitar 20 orang dari pihak keluarga korban, tetangga, maupun orang-orang yang pernah kontak atau berhubungan dengan korban. Saat ini menganalisa kesesuaian saksi. Termasuk dengan barang bukti yang kami temukan di TKP," ungkap AKBP Sumarni.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga tengah menganalisa rekaman percakapan yang ada di ponsel korban.

Seperti diketahui, ponsel korban bernama Amelia saat ini hilang.

Polisi juga mencocokkan rekaman percakapan di ponsel korban tersebut dengan kesaksian para saksi yang diperiksa.

"Menurut informasi dari kepolisian, saat ini polisi tengah melakukan analisa, rekaman percakapan dari beberapa handphone milik korban dan saksi yang lain," kata Hendri Irawan jurnalis Kompas TV.

(*/Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Jateng.com

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved