News Video

Pihak Dinas Pendidikan Toba Sudah Bersiap Selenggarakan Pembelajaran Tatap Muka

Menurutnya, syarat utama berlangsungnya pembelajaran tatap muka adalah vaskinasi pada guru secara lengkap; dosis pertama dan kedua.

Penulis: Maurits Pardosi |

Pihak Dinas Pendidikan Toba Sudah Bersiap Selenggarakan Pembelajaran Tatap Muka

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBA – Saat ini, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Toba sedang mempersiapkan diri dalam penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Satu upaya yang mereka lakukan adalah penyusunan kurikulum yang berhubungan dengan penanggulangan Covid-19. Terkait hal ini, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kabupaten Toba Rikardo Hutajulu angkat bicara.

“Ini kita memang sudah siap-siap melakukan tatap muka. Seperti yang saya bilang pada waktu yang lalu, tatap muka terbatas ini juga akan kita persiapkan kurikulumnya. Tidak sama dengan pembelajaran tatap muka yang biasa,” ujar Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Rikardo Hutajulu pada Rabu (25/8/2021).

“Kita dari Dinas Pendidikan Toba juga mempersiapkan bahwa siswa kita menjadi satgas dan kita akan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba untuk memberikan pelajaran kepada seluruh kepala sekolah terkait Covid-19,” sambungnya.

Kurikulum yang dimaksud dinamai kurikulum anti corona.

“Nah, seluruh pembelajaran terkait Covid-19 ini akan kita suntikkan dalam kurikulum yang kita sebut sebagai kurikulum anti corona. Ini akan digunakan seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Toba,” terangnya.

Menurutnya, syarat utama berlangsungnya pembelajaran tatap muka adalah vaskinasi pada guru secara lengkap; dosis pertama dan kedua.

“Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Toba masih dipersiapkan sesuai dengan SKB Menteri pada bulan Maret yang lalu bahwa syarat tatap muka terbatas itu disampaikan bahwa seluruh guru harus divaksinasi lengkap; dosis pertama dan kedua. Maka, sekarang kita sedang merekap semua guru. Jadi hasil rekapan kita, kalau guru-guru SMP sekitar 80 persen. Kalau guru-guru SD itu sekitar 78 persen yang sudah divaksin,” sambungnya.

“Sudah saya sampaikan tadi dengan guru-guru tadi bahwa hasil komunikasi kita tadi dengan Satgas Covid-19 Toba bahwa kita sudah berada di level 3 saat ini. Saya lihat juga dari data mereka, kasus aktif Covid-19 di Toba sudah menurun drastic memang. Tinggal 216 orang,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved