Pesta Nikah Berakhir Kacau, Pengantin Histeris Suami Ditangkap Polisi, Ternyata Orang Berbahaya

Pengantin wanita histeris melihat suaminya didatangi pria berseragam. Padahal keduanya baru

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Pernikahan Berujung Kacau 

TRIBUN-MEDAN.com - Acara Pernikahan berubah kacau.

Pengantin wanita histeris melihat suaminya didatangi pria berseragam.

Padahal keduanya baru saja mengucap janji suci pernikahan.

Baca juga: 7 Amalan Menghapus Dosa Zina dan Keji, Serta Tata Cara Mandi dan Sholat Taubat

Ternyata sang pengantin pria adalah sosok berbahaya.

Pernikahan Berujung Kacau
Pernikahan Berujung Kacau (Ist)

Dia sudah dicari-cari selama bertahun-tahun

Peristiwa itu terjadi di Kolombia.

Pengantin pria bernama Luis Daniel Santana Hernandez ternyata sudah buron selama 5 tahun.

Baca juga: Selalu Dikaitkan dengan Ariel, Luna Maya Akhirnya Dilamar, Sang Ibu Keceplosan

Dalam video yang dirilis pemerintah Kolombia, penegak hukum mendekati Santana Hernandez yang berdiri dekat altar.

Si bos kartel narkoba, yang mengenakan setelah hitam dan anyelir di kerahnya, hanya bisa tersenyum saat jaksa mengatakan dia ditangkap.

Baca juga: Polwan Kepergok Selingkuh dengan Napi, Sampai Kirim Foto & Video Tanpa Busana, Begini Nasibnya

Keluarga pengantin wanita yang sebelumnya tak mengetahui profesi Luis sontak histeris.

Tak peduli dengan jeritan keluarga, polisi langsung menggelandang pria 24 tahun itu keluar dari tempat resepsi.

Keluarga sempat melakukan perlawanan untuk mencegah Luis dibawa.

Baca juga: Lupa Dirinya Publik Figur, Wulan Guritno Berantam di Mall, Aksinya Disaksikan Depan Umum

Bahkan, seorang wanita yang diduga adalah ibu mertua Santana Hernandez berusaha mencakar saat menantunya dibawa.

Dijuluki "Si Golok", Santana Hernandez yang memimpin kartel teluk burin sejak 2017, dan diyakini bersembunyi di Antioquia.

Dia mengira otoritas sudah menyerah menangkapnya, sehingga dia keluar dari persembunyian dan melangsungkan pernikahan di kapel kota kecil Uramita.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved