Fakta Penembakan Polisi

Sederet Fakta Polisi yang Kepalanya Ditembak Penjaga Bebek, Korban Sempat Kena Covid dan Istri Hamil

Aiptu Josmer Samsuardi Manurung meninggal dunia setelah ditembak kepalanya oleh keponakan sendiri bernama Yones Siondihon Naibaho

Editor: Array A Argus
HO / Tribun Medan
Aiptu Josmer Samsuardi Manurung 

Sesampainya di peternakan, Supriadi dan dua temannya berserta warga membujuk pelaku agar meletakkan senjata api milik korban.

Usai berhasil dibujuk, Supriadi dan saksi lainnya kemudian menyergap pelaku.

Mereka kemudian mengikat Yones dengan tali, agar tidak melarikan diri.

Selanjutnya, para saksi menghubungi petugas Polsek Tanjungmorawa.

Usai menerima laporan itu, polisi pun datang ke lokasi dan mengamankan penjaga bebek tersebut.

Korban Terpapar Covid-19 dan Merugi

Kapolsek Tanjungmorawa AKP Sawangin Manurung mengatakan bahwa malam kejadian, korban ternyata baru saja tiba di lokasi peternakan.

Sudah dua minggu belakangan korban tidak ke peternakan miliknya lantaran terpapar Covid-19.

Setelah sembuh dari isolasi mandiri, korban mendatangi peternakan untuk mengecek kondisi bebek yang jumlahnya berkisar 700 ekor.

Sampai di peternakan, ternyata banyak indukan bebek yang mati.

Hasil telur menurun drastis, dan korban mengalami kerugian tidak sedikit.

Atas kondisi itu, korban pun memarahi pelaku.

Saat itulah pelaku sakit hati karena dimarahi oleh korban.

Istri Korban Hamil Enam Bulan

Aiptu Josmer Samsuardi Manurung diketahui meninggalkan seorang istri yang tengah hamil enam bulan.

Anak yang ada di dalam kandungan istrinya itu merupakan anak ketika Aiptu Josmer Samsuardi Manurung.

Menurut warga yang ada di Jalan Kebun Sayur, Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa, istri korban bernama Erni Siregar.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved