Jusuf Kalla Dituduh Orang Taliban, Angkat Bicara : Saya Hanya Mediasi
dia, secara personal juga ia berhubungan baik dengan Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar.
TRIBUN-MEDAN.com - Sebelum Taliban berkuasa di Afghanistan, Wakil Presiden RI ke 10, Jusuf Kalla (JK) sempat bertemu dengan para petinggi Taliban di Doha, Qatar.
Hal ini memicu tudingan jika Jusuf Kalla dekat dengan Taliban.
Baca juga: Sikap Manis Stefan William ke Anak Dirly dan Celine jadi Sorotan, Pikiran Netizen Malah Nyelekit
Baca juga: Heboh Video Artis Blasteran Lempar Bendera Merah Putih ke Tanah, Aksinya Dikecam, Kini Mohon Maaf
JK mengungkapkan secara personal berhubungan baik dengan Presiden Afghanistan Ashraf Ghani.
Selain itu, kata dia, secara personal juga ia berhubungan baik dengan Pemimpin Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar.
Baca juga: Hukum Berwudhu dengan Kondisi Telanjang Usai Mandi, Sah atau Tidak? Ini Kata Buya Yahya
Baca juga: Ayah Ayu Ting Ting Dapat Surat Teguran dari Wali Kota, Imbas Tabiat Keluarga Sang Biduan di RT
Baca juga: KABAR DUKA dari Penyanyi Dangdut Kristina, Terangilah Kuburnya, Damai di Jannah Allah
Menurutnya hubungannya dengan kedua tokoh tersebut adalah dalam rangka melakukan mediasi dengan kedua belah pihak yang berkonflik tersebut.
Hal tersebut disampaikan JK dalam webinar bertajuk Memperkokoh Jembatan Kebangsaan: Belajar Mediasi Konflik dari Pengalaman Jusuf Kalla di kanal Youtube PUSAD Paramadina pada Kamis (19/8/2021).
"Banyak yang (bilang), waduh Pak JK itu orang Taliban. Padahal memang kalau kita ingin mediasi, kita harus mengenal kedua belah pihak.
Bagaimana mungkin saya mediasi, kita mediasi antara pemerintah nasional di bawah Presiden Ghani dengan Taliban kalau saya tidak kenal dua-duanya? Karena itu saya harus adil," kata dia.
Selain mengenal keduanya, JK juga mengungkapkan upaya lain dalam mendamaikan kedua tokoh tersebut di antaranya adalah membaca sejarah.
Baca juga: Kabar Baru Tamara Geraldine, Presenter Hebat nan Cantik Karier Redup Usai Pukul Farly Hingga Pingsan
Tidak hanya itu, JK juga menceritakan pengalamannya mengunjungi Ibu Kota Afghanistan, Kabul, dalam rangka menjalin komunikasi baik dengan tokoh pemerintahan maupun tokoh agama di sana.
Baca juga: Daftar Mahar Fantastis Para Artis, Lesti hingga Syahrini, Tak Ada Nama Aurel Istri Youtuber Kaya
Hal-hal tersebut, kata JK, tidak hanya dilakukan dalam upaya resolusi konflik di Afghanistan melainkan juga dalam resolusi konflik di Aceh, Poso, dan Ambon yang pernah dialaminya.
Baca juga: Dosa Zina Yang Satu Ini Sangat Parah, Tidak Bisa Diampuni Allah Pelakunya, Diungkap Syekh Ali Jaber
Menurutnya langkah-langkah tersebut dilakukan untuk membangun kepercayaan dari pihak yang berkonflik bahwa ia adalah mediator yang tidak berpihak namun mengetahui masalah.
"Jadi kalau saya kenal semua orang Taliban, itu bukan karena saya berpihak pada orang Taliban. Itu kewajiban saya sebagai orang berada di tengah untuk kenal kedua belah pihak," kata dia.
(*/Tribun-Medan.com)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jusuf-kalla-soal-taliban.jpg)