Breaking News

Lihat Ibunya Dicopet di Bus, Bocah 5 Tahun Lakukan Aksi tak Terduga Hingga Buat Penumpang Kagum

Jika bukan karena peringatan gadis itu, sang ibu mungkin tidak akan memperhatikan perilaku pencopet tersebut.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Via doisongphapluat
Lihat Ibunya Dicopet di Bus, Bocah 5 Tahun Lakukan Aksi tak Terduga Hingga Buat Penumpang Kagum. Foto Ilustrasi pencopetan di bus. 

TRIBUN-MEDAN.com – Melihat ibunya dicopet, seorang gadis kecil berusia 5 tahun melakukan tindakan tak terduga yang terpuji.

Jika bukan karena peringatan gadis itu, sang ibu mungkin tidak akan memperhatikan perilaku pencopet tersebut.

Banyak penumpang bus yang menjadi korban pencopet

Saksi terkadang harus mengabaikannya karena mereka tidak berani angkat bicara. 

Beberapa orang menyuarakan kritik, lalu memukul mereka. 

Baca juga: Baru Ditinggal 10 Menit, Pria Ini Panik Lihat Bibir Anaknya Bengkak Macam Sosis, Rupanya Gegara Ini

Baca juga: Nekat, Hanya Pakai Celana Dalam, Pria ini Diduga Ingin Rudapaksa Tetangga Sebelah Rumahnya

Karena itu, dalam situasi itu, bahkan jika Anda ingin membantu korban, Anda tidak tahu bagaimana membantu agar tidak terlibat.

Sebuah insiden baru-baru ini di China tentang kasus pencopetan telah menyebabkan kegemparan di komunitas online.

Pada hari kejadian, sang ibu, bermarga Liu, membawa putrinya ke taman kanak-kanak dengan bus. 

Bus hari itu sangat ramai.

Ibu dan anak perempuan Liu akhirnya menemukan tempat di bus ketika tersisa 2 stasiun lagi dari tujuannya.

Putri Liu tiba-tiba berteriak sangat keras sehingga seluruh bus harus memperhatikan dan semua orang harus menoleh untuk melihat.

Karena dia ingin putrinya tidak mengganggu orang lain, Liu dengan cepat berbalik untuk mengingatkannya. 

Tetapi sebelum dia bisa membuka mulutnya untuk berbicara, dia segera menemukan bahwa seorang pria jahat sedang merogoh tasnya. 

Ilustrasi pencopetan di bus.
Lihat Ibunya Dicopet di Bus, Bocah 5 Tahun Lakukan Aksi tak Terduga Hingga Buat Penumpang Kagum. foto Ilustrasi pencopetan di bus. (Via doisongphapluat)

Pada saat ini, Liu akhirnya mengerti mengapa putrinya tiba-tiba menangis begitu keras. 

Ternyata, gadis itu melakukannya untuk memperingatkan dan melindungi ibunya dari orang jahat.

Penumpang lain di dekatnya juga memperhatikan hal ini. 

Beberapa pemuda segera mengepung pencopet itu.

Sang ibu juga membunyikan alarm tak lama setelah itu. 

Pada akhirnya, pencuri tersebut diserahkan ke polisi oleh pengemudi.

Untungnya, berkat peringatan tepat waktu gadis itu, para penjahat tidak punya waktu untuk mencuri apa pun dari tas milik ibunya.

Baca juga: Mayat Bocah 4 Tahun Ditemukan Setelah Hilang saat Bermain, Identitas Pelaku Buat Keluarga Syok

Baca juga: GILA, Disaksikan Ayah Sendiri, Bocah 9 Tahun Nekat Nikahi Ibu Kandungnya, Alasannya tak Lazim

Para penumpang tidak bisa tidak mengagumi tindakan gadis itu. 

Semua orang berpikir anak ini sangat pintar.

Bagaimana seharusnya orangtua mengajarkan keterampilan kepada anak-anaknya agar mereka dapat bertindak cerdas seperti gadis dalam cerita di atas?

1. Waspadalah terhadap orang asing

Pertama-tama, orangtua harus memberi tahu anak-anak mereka bahwa ketika pergi keluar, anak-anak harus memperhatikan orang asing di sekitar dan waspada terhadap orang asing. 

Terutama ketika orang asing secara aktif mendekati mereka, anak-anak harus menjaga jarak aman dari mereka.

Anak-anak tidak boleh menerima apa yang diberikan orang asing, tidak mengikuti orang asing dan mencoba untuk tidak berbicara dengan mereka.

2. Yang terpenting adalah melindungi diri sendiri

Keberanian memang terpuji, tapi itu masalah besar ketika orangtua tidak ada. 

Menghadapi orang jahat sendirian, konsekuensinya bisa tidak terbayangkan.

Ilustrasi anak minta tolong pada polisi.
Lihat Ibunya Dicopet di Bus, Bocah 5 Tahun Lakukan Aksi tak Terduga Hingga Buat Penumpang Kagum. Foto ilustrasi anak minta tolong pada polisi. (Via doisongphapluat)

Oleh karena itu, orangtua harus mengajari anak-anaknya untuk melakukan apa yang mereka bisa.

Terutama ketika menghadapi orang jahat. 

Cara yang paling penting adalah melindungi diri sendiri terlebih dahulu dan tidak bertindak impulsif.

3. Biarkan anak Anda belajar bagaimana mendapatkan bantuan

Karena anak-anak masih kecil, mereka tidak memiliki kekhawatiran. 

Ketika anak-anak melihat seseorang melakukan hal-hal buruk, mereka mungkin secara tidak sadar berteriak.

Baca juga: MENJIJIKKAN, Demi Balas Dendam ke Bos, Pria Ini Tuang Air Seninya ke Dispenser Kafe, Pengunjung Mual

Baca juga: Beli Kulkas Bekas di Online, Pria Ini Syok Temukan Bungkusan Aneh, tak Disangka Dapat Rezeki Nomplok

Namun orangtua harus mengajari anak-anak mereka bahwa itu salah bagi mereka untuk melakukan ini.

Apapun keadaannya, orangtua harus membiarkan anak belajar mencari bantuan dari orang lain. 

Jika polisi tidak tersedia, cobalah untuk mendapatkan bantuan dari orang dewasa.

(yui/tribun-medan.com)
 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved