MENJIJIKKAN, Demi Balas Dendam ke Bos, Pria Ini Tuang Air Seninya ke Dispenser Kafe, Pengunjung Mual

Seorang karyawan di sebuah kafe dilaporkan ke polisi karena kedapatan memasukkan air aneh ke dispenser kafe.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Via doisongphapluat
Seorang karyawan di sebuah kafe dilaporkan ke polisi karena kedapatan memasukkan air aneh ke dispenser kafe. 

TRIBUN-MEDAN.com – Seorang karyawan di sebuah kafe dilaporkan ke polisi karena kedapatan memasukkan air aneh ke dispenser kafe.

Banyak orang setelah mengetahui “air aneh” tersebut dimasukkan ke dispenser, mau tak mau merasa mual.

Menurut informasi yang dibagikan, insiden itu terjadi di sebuah kedai kopi di China pada 15 Agustus. 

Beberapa pelanggan mengeluh tentang seorang pria yang berulang kali menuangkan sebotol air yang tidak diketahui asalnya ke dalam dispenser bar.

Baca juga: Aktor Ini Kencani 335 Wanita Selama Bertahun-tahun, Ternyata Punya Tujuan Mulia, Begini Kisahnya

Baca juga: 30 Warga Binaan Rutan Kelas II B Kabanjahe Tetap Mendapatkan Hak Remisi HUT RI

Menerima keluhan dari pelanggan, pemilik dengan cepat memanggil polisi untuk melaporkan situasi. 

Petugas kemudian segera pergi ke kafe ini untuk menyelesaikan insiden tersebut.

Dalam proses bekerja sama dengan pihak berwajib, pria tersebut mengaku sebagai pelayan kafe ini. 

Frustrasi karena pemiliknya menelepon dan memaksanya berhenti dari pekerjaannya, pria itu buang air kecil di botol.

Lalu dia menuangkan air seninya itu ke dispenser bar untuk balas dendam.

Seorang karyawan di sebuah kafe dilaporkan ke polisi karena kedapatan memasukkan air aneh ke dispenser kafe.
Seorang karyawan di sebuah kafe dilaporkan ke polisi karena kedapatan memasukkan air aneh ke dispenser kafe. (Via doisongphapluat)

Mengetahui awal dan akhir cerita, pemilik toko mengaku bahwa situasi pandemi sangat mempengaruhi bisnis dan pendapatannya tidak bagus. 

Oleh karena itu, pemilik terpaksa memberhentikan karyawan ini berhenti meskipun dia tahu bahwa situasinya juga sangat sulit.

Diketahui, pihak kafe kemudian mengganti dispenser dan beralih menyediakan minuman kaleng.

Seorang karyawan di sebuah kafe dilaporkan ke polisi karena kedapatan memasukkan air aneh ke dispenser kafe.
Seorang karyawan di sebuah kafe dilaporkan ke polisi karena kedapatan memasukkan air aneh ke dispenser kafe. (Via doisongphapluat)

Sebelum itu, kejadian serupa juga terjadi di China.

Seorang gadis bernama Xiao Tian di China terpaksa berhenti dari pekerjaannya tanpa alasan. 

Alih-alih bertindak seperti karyawan pria yang disebutkan di atas, Xiao Tian menggugat perusahaan tersebut langsung ke pengadilan.

Secara khusus, Xiao Tian melamar untuk bekerja di dapur di restoran That Duyet yang terletak di kota Shenyang, provinsi Liaoning, China

Setelah 3 bulan masa percobaan dengan jumlah 2.300 yuan (sekitar Rp 5,1 juta), Xiao Tian secara resmi diterima.

Baca juga: SOSOK Siswi SMA Harapan 1 Medan yang Antarkan Bendera Merah Putih ke Jokowi di Hari Kemerdekaan

Baca juga: Mulai Besok, 40.000 Dosis Vaksin Covid-19 Mulai Disuntikkan ke 80 Puskesmas dan Pustu di Medan

 Namun, That Duyet dan Xiao Tian tidak menandatangani kontrak kerja.

Sayangnya, saat bekerja, Xiao Tian mengalami kecelakaan.

Tangannya terpotong saat bekerja dan terpaksa istirahat dari pekerjaan atas rekomendasi dokter untuk memudahkan perawatan. 

Namun, di bawah tekanan dari perusahaan, Xiao Tian terpaksa menyerahkan surat pengunduran diri.

"Saya sendiri tidak bermaksud untuk berhenti, tetapi perusahaan mengatakan kepada saya bahwa liburan ini terlalu lama, diduga alasannya dibuat-buat, dan ingin memecat saya. Oleh karena itu, saya harus menulis surat pengunduran diri,” ujar Tian.

Karena harus mengundurkan diri secara tidak terduga, Xiao Tian mengajukan gugatan terhadap perusahaan di pengadilan.

Baca juga: Ekspresi Tunarungu Nanyikan Lagu Indonesia Raya pada Upacara Pengibaran Bendera

Baca juga: Pernikahan Baru Seumur Jagung, Vanessa Angel Tiba-tiba Diceraikan, Bibi Ardiansyah: Stres Banget

Dia meminta That Duyet untuk memberikan kompensasi dua kali lipat dari gajinya karena tidak menandatangani kontrak kerja, membayar upah yang belum dibayar, premi asuransi dan lain-lain.

Asuransi kesehatan yang dia bayarkan saat bekerja di restoran, biaya cedera akibat cedera terkait pekerjaan, biaya perawatan dan lain-lain.

Jumlah total yang harus dikompensasi lebih dari 46.000 yuan (sekitar Rp 102 juta).

Pengadilan Distrik Hoa Binh akhirnya memutuskan bahwa Duyet harus membayar Xiao Tian 28.700 yuan (sekitar Rp 63 juta). 

Mengajukan banding terhadap para terdakwa, That Duyet tidak punya pilihan selain memberikan kompensasi kepada Xiao Tian sesuai dengan keputusan pengadilan.

Namun, alih-alih mentransfer uang, That Duyet meminta Xiao Tian untuk datang mengambil uang tunai. 

Xiao Tian dan kerabatnya pergi ke restoran That Duyet untuk mendapatkan uang.

Mereka terkejut, ketika diberi 2 keranjang penuh uang koin yang sebagian besar adalah 5 sen dan 1 sen.

Baca juga: Ketar Ketir Lihat Kehadiran Sosok Ini di Instagramnya, Alvin Faiz Langsung Tutup Kolom Komentar

Baca juga: 45 Tahun Diduga Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat, Pria Ini Ternyata Masih Hidup, Kini Kembali ke Rumah

Berat total kedua keranjang itu sekitar 218kg.

Xiao Tian berpikir bahwa uang itu tidak cukup untuk kompensasi, tetapi That Duyet bersikeras bahwa itu sudah cukup. 

Kedua belah pihak akhirnya bertikai dan harus meminta bantuan polisi. 

Di bawah mediasi polisi, Xiao Tian meninggalkan restoran tanpa membawa dua keranjang penuh koin. 

Dia mengatakan dia telah mengajukan petisi ke pengadilan.

(Yui/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved