News Video

Gerkatin Lakukan Pelatihan Dasar Merajut Untuk Tunarungu Kota Medan dan Deli Serdang

Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia melakukan pelatihan merajut untuk para penyandang tunarungu Kota Medan dan Deli Serdang.

Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia melakukan pelatihan merajut untuk para penyandang tunarungu Kota Medan dan Deli Serdang di Literacy Coffee, Jalan Jati II, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, Kamis (12/8/2021).

Sebanyak 12 orang diberikan pelatihan di teknik-teknik dasar dan cara-cara membuat kerajinan tangan seperti gantungan handphone, gelang, dan gantungan mantis.

Terlihat antusias dari para peserta, mereka membuat pola dasar, memadukan warna dan membuat bentuk dasar dari bahan benang yang sudah di persiapkan sebelumnya.

Koordinator Gerkatin Kota Medan, Sutrisno Pangaribuan mengatakan kegiatan ini dilakukan untuk melatih kreatifitas para tunarungu selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Ini kegiatan yang bisa dilakukan selama masa PPKM jadi kalau ini bisa di lakukan tentu bisa menambah aktivitas yang positif di rumah. Itulah yang kita lakukan hari ini, jadi sebagian teman-teman sengaja datang dari Deli Serdang untuk melakukan pelatihan," kata Sutrisno.

Ia berharap melalui kegiatan-kegiatan berbasis pelatihan bisa menggali minat dan keinginan para tunarungu mengembangkan minat dan keahliannya yang menghasilkan nilai ekonomis.

"Kita berpikir teman-teman Gerkatin ini, yang tunarungu ini harus lebih, kami sengaja memberikan berbagai macam pelatihan nanti akan ada lagi pelatihan barista,"

"Ini adalah jalan untuk memfasilitasi mereka sebab mereka tidak mau meminta-minta, itu yang positif dari mereka, mereka mau berkarya," ucapnya.

Salah satu mentor yang mengajari, Kristin Ginting mengatakan yang menjadi tantangan dalam pelatihan ini karena perbedaan cara berkomunikasi, sehingga lebih banyak menjelaskan menggunakan gerakan.

"Tantangannya karena sulit untuk satu komunikasi, karena kawan-kawan ini kan pakai bahasa isyarat harus memang pelan pelan kita mengajarnya, susahnya hanya di situ selebihnya mereka enjoy aja," jelasnya.

(cr6/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved