Ritual Pernikahan Teraneh, Dari Ibu Mertua Menemani Malam Pertama hingga Ditunggui Keluarga

Terkait soal tradisi pernikahan, sama seperti tradisi lainnya, berbeda-beda di berbagai negara atau tempat.

Editor: AbdiTumanggor
Ilustrasi/ pengantin (malam pertama)
Ilustrasi malam pertama usai pesta pernikahan 

Senjata yang digunakan adalah panah yang ditembakkan secara asal dan diulangi 3 kali.

Setelah selesai, mempelai pria harus mengumpulkan panah-panah itu dan mematahkannya, sebagai ikrar bahwa mereka tidak akan menyakiti satu sama lain.

Namun, tidak jarang panah-panah itu benar-benar mengenai mempelai wanita.

3. Suami digigit paus

Di Fiji, persembahan untuk pernikahan adalah tabua atau gigi paus dalam upacara tradisional mereka.

Hadiah itu diberikan sebagai simbol pernikahan atau upeti untuk mempelai wanita.

Secara tradisional, simbol ini dilakukan hanya oleh kepala suku dan orang terpandang di desa itu saja.

Namun sampai saat ini tradisi ini dianggap penting bagi seluruh penduduk Fiji.

Jangan mengira mempelai pria bisa mendapatkan gigi paus dari pasar begitu saja.

Mereka harus menarik gigi itu dari paus yang hidup di laut bebas, sebagai tanda cinta sejati mereka.

4. Bisa menikah tanpa persetujuan orang tua

Terkadang pernikahan tidak disetujui oleh keluarga calon manten.

Namun di tempat ini, Anda bisa menikah tanpa peduli ada persetujuan orang tua Anda terlebih dahulu.

Berada di Skotlandia, Gretna Green adalah tempat populer bagi pasangan yang terlalu muda untuk menikah di Inggris.

Pasalnya, di Skotlandia, jika Anda sudah berumur lebih dari 18 tahun, Anda bisa menikah tanpa persetujuan orang tua sekalipun.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved