Khazanah Islam
Urutan 12 Nama Bulan Kalender Islam dan Maknanya, Serta Sejarah Perhitungan Qamariah
Urutan 12 Nama Bulan Kalender Islam dan Maknanya, Perhitungan Pakai Sistem Lunar atau Qamariah
TRIBUN-MEDAN.com - Dalam Islam penanggalan memakai kalender hijriyah atau qomariah yang berarti bulan.
Sistem hitungannya merujuk pada orbit bulan pada Bumi. Sehingga hijriyah disebut kalender bulan atau lunar.
Berbeda dengan sistem penghitungan kalander masehi, yang merujuk pada pergerakan matahari atau solar.
Baca juga: UAH Kupas Sejarah Bahai, Jelaskan Awal Mula Sosok Al Baha di Persia
Penting diketahui karena ada momen-momen penting di dalam penanggalannya, seperti Hari Raya Tahun Baru Islam, Hari Raya Umat Islam, Momen Ibadah.
Berikut urutan hitungan 12 bulan dalam kalender Islam.
1. Muharram
Jika bulan awal dalam kalender Masehi adalah Januari, maka bulan awal dalam kalender Hijriyah adalah Muharram. Tangganl 1 Muharram diperingati sebagai tahun baru Islam yang terdiri atas 30 hari selama sebulan.
Arti kata Muharram diharamkan atau yang tak diperbolehkan. Awal mulanya, ini beralasan lantaran kepercayaan bahwa bulan ini awalan baru dan tidak boleh dimulai dengan peperangan.
Dalam sejarah disebutkan bahwa bulan ini sangat ditaati, di Arab pun perang tak pernah terjadi ketika bulan Muharram.
2. Safar
Bulan kedua atau Shofar. Sama seperti bulan kedua Masehi yang biasanya terdiri dari 29 hari, bulan Safar pun demikian.
Arti kata Safar secara sederhana berarti kosong, yang mana menunjukkan peringatan untuk para pemuda Arab agar pergi merantau dari perkampungannya.
3. Rabiul Awal
Terdiri dari 30 hari, arti nama pada bulan ini berasal dari kembalinya para pemuda yang sebelumnya merantau. Di bulan ini tepatnya tanggal 12, umat Islam biasanya merayakan hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.
4. Rabiul Akhir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bulan-islam-kalender-qomariah.jpg)