News Video
Warga Medan Belanja Pakai WhatsApp di Masa PPKM, Waka Polri Komjen Pol Gatot: Ini Contoh yang Baik
Waka Polri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menjelaskan perilaku warga di Kota Medan patut menjadi contoh yang baik dalam menjalani masa PPKM.
Warga Medan Belanja Pakai WhatsApp di Masa PPKM, Waka Polri Komjen Pol Gatot: Ini Contoh yang Baik
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Waka Polri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menjelaskan perilaku warga di Kota Medan patut menjadi contoh yang baik dalam menjalani masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Hal itu diucapkannya saat temu pers Eks Hotel Soechi Internasional yang kini menjadi gedung karantina dan isolasi terpusat Covid-19 Pemko Medan.
Ia pun didampingi oleh Kapolda Sumut, Wali Kota Medan, Wakil Gubernur Sumut, Pangdam I BB, Kapolrestabes Medan, Wakil Gubernur Sumatera Utara serta lainnya.
Berdasarkan pemantauannya ke daerah Menteng, Kota Medan. Ia melihat penerapan PPKM di lokasi tersebut sudah cukup baik.
"Karena masyarakat sudah menerapkan 5 M. Bahkan ketika mau belanja pun, mereka buat WhatsApp agar belanjaannya diantarkan ke rumah masing-masing. Ini contoh yang baik," kata Komjen Pol Gatot Edy, Selasa (3/8/2021).
Pasalnya, dengan ide atau inisiatif masyarakat semacam itu dapat memperkecil mobilitas di luar rumah.
Sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Kemudian, untuk warga yang terpapar Covid-19 itu diisolasi mandiri dengan pengawasan yang ketat dari petugas kementerian kesehatan yang ada.
Sementara untuk warga isoman tapi sakit, maka makanannya akan diantarkan langsung ke rumah masing-masing.
Sehingga mencegah interaksi yang dapat menambah klaster penyebaran Covid-19.
Gatot pun mengapresiasi masyarakat kota Medan karena memiliki solidaritas sosial yang cukup tinggi.
Sempat dilihatnya, masyarakat kota Medan yang memberikan bantuan sosial kepada warga yang secara ekonomi terdampak akibat pandemi Covid-19.
"Saya imbau meskipun kita sudah lelah dalam menghadapi pandemi, kemudian sudah ada divaksin dua kali, jangan eforia, tetap 3M bahkan 5M itu dilaksanakan," ujarnya
Selain itu juga proses vaksinasi Covid-19 juga harus terus digencarkan dengan 3T.
Ia menjelaskan pemprov Sumut tentunya sudah melakukan ini.
"Mudah-mudahan dengan kolaborasi, sinergi, koordinasi dan kerjasama kita bisa memutus rantai penyebaran Covid-19," tutupnya.
(cr8/tribun-medan.com)